Aksi luar biasa diperlihatkan oleh kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games 2026 yang berlangsung di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium. Atlet muda berbakat, I Kadek Dwi Purwana Yasa, sukses mengibarkan Sang Merah Putih setelah mengamankan medali emas kedua bagi tanah air pada hari Selasa (20/10).
Tampil di nomor lempar cakram F57 putra, pemuda berusia 18 tahun asal Mengwi, Badung, Bali ini menunjukkan dominasi mutlak atas lawan-lawannya. Lemparan terjauh Kadek Dwi berhasil menyentuh angka 49,75 meter, sebuah jarak yang sama sekali tidak mampu dilewati oleh para pesaing ketatnya dari berbagai negara.
Dominasi tersebut membuat atlet asal Uzbekistan, Yorkinbek Odilov, harus puas menempati posisi kedua dan membawa pulang medali perak. Lemparan terbaik Odilov hanya sejauh 45,1 meter atau terpaut cukup jauh, yakni 4,65 meter di belakang catatan sensasional yang ditorehkan oleh Kadek Dwi di lapangan.
Sementara itu, podium ketiga sekaligus medali perunggu menjadi milik atlet asal Irak, Hussein Khazaee, yang membukukan lemparan sejauh 45,06 meter. Keberhasilan ini tidak sekadar menghasilkan kepingan medali emas, melainkan juga melambungkan nama Indonesia berkat tinta emas rekor dunia baru.
Dilansir dari CNN Indonesia, Kadek Dwi sukses mempertajam rekor dunia miliknya sendiri yang sebelumnya tercatat sejauh 48,68 meter saat bertanding di Tlaxcala, Meksiko, pada pertengahan tahun ini. Tidak hanya itu, ia juga otomatis memecahkan rekor Asian Para Games yang sebelumnya dipegang oleh atlet asal China, Guo Shan Wu, dengan jarak 47,77 meter.
Tambahan prestasi gemilang ini mendongkrak perolehan medali sementara kontingen Indonesia yang kini mengantongi dua emas, tiga perak, dan 14 perunggu. Medali emas perdana sebelumnya dipersembahkan oleh perenang Maulana Rifky Yavianda yang berjaya di nomor 100 meter gaya bebas putra S12.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang