Badai persaingan di lini tengah Arsenal kian memanas setelah manajemen Meriam London dikabarkan membidik talenta muda asal Brasil, Eduardo Pape. Pemain berusia 17 tahun asal Cruzeiro ini digadang-gadang sebagai salah satu proyek masa depan paling menjanjikan, yang permainannya kerap disetarakan dengan gelandang kelas dunia Manchester City. Langkah taktis ini diyakini bakal semakin menyudutkan posisi Martin Zubimendi di Stadion Emirates.
Situasi Zubimendi memang kian terjepit dalam hierarki taktik racikan Mikel Arteta musim ini. Sempat menjadi andalan di awal kedatangannya, gelandang asal Spanyol tersebut harus rela kehilangan tempat utama setelah tersaingi oleh perkembangan pesat produk akademi Myles Lewis-Skelly. Kedatangan Bruno Guimaraes serta kehadiran Mikel Merino membuat Zubimendi kini terlempar ke urutan keempat dalam perebutan tempat di jantung permainan klub London Utara tersebut.
Laporan dari ESPN Brasil yang dilansir oleh Sport Witness menyebutkan bahwa Arsenal harus bersaing ketat dengan Newcastle United untuk mengamankan tanda tangan sang wonderkid. Direktur pengembangan pemain muda Cruzeiro, Adilson Batista, bahkan memuji habis-habisan kecerdasan taktis sang pemain di atas lapangan. Menurutnya, pemuda tersebut memiliki visi, ketenangan, serta kemampuan membaca permainan yang mengingatkan publik pada sosok Rodri dan Falcao.
Meski demikian, rencana transfer ini tidak bisa direalisasikan dalam waktu dekat karena regulasi FIFA. Eduardo Pape baru bisa diboyong secara resmi ke daratan Eropa setelah usianya menginjak 18 tahun. Kendati demikian, langkah proaktif Arsenal ini menunjukkan keseriusan manajemen dalam meremajakan skuad demi menjaga dominasi di kompetisi domestik maupun Eropa.
Tekanan di ruang ganti Arsenal kini menuntut para pemain senior untuk membuktikan kualitas terbaik mereka di setiap sesi latihan maupun pertandingan. Akhir pekan ini, skuad asuhan Mikel Arteta dijadwalkan melawat ke markas Liverpool dalam lanjutan kompetisi Liga Inggris. Pertandingan krusial tersebut bakal menjadi ujian mental sekaligus panggung pembuktian bagi para gelandang yang tengah berjuang mengamankan masa depan mereka.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang