Persaingan di Liga Champions musim ini bukan sekadar soal lolos ke babak gugur. Ada insentif tersembunyi yang membuat finis di posisi tinggi sangat menguntungkan. Mulai dari keuntungan finansial hingga keuntungan strategis di babak knockout, semuanya menanti. Dilansir dari FourFourTwo, berikut penjelasan lengkapnya.
Format baru Liga Champions dengan 36 tim dalam satu tabel liga membuat setiap pertandingan krusial. Delapan pertandingan akan menentukan siapa yang finis di Top 8 dan langsung melaju ke 16 besar, sementara posisi 9-24 harus melewati babak play-off. Tapi, ada alasan lebih besar untuk mengejar posisi setinggi mungkin.
Klub yang finis di Top 8 mendapat keuntungan istirahat ekstra. Mereka melewati dua pertandingan play-off, yang berarti waktu pemulihan lebih panjang dan risiko cedera lebih kecil. Ini bisa menjadi pembeda di fase krusial musim nanti. Real Madrid dan Manchester City tentu paham betul nilai istirahat tambahan ini.
Secara finansial, insentifnya juga menggiurkan. Setiap klub peserta mendapat fee partisipasi sekitar Rp314,5 miliar (€18,5 juta). Setiap kemenangan di fase liga bernilai tambahan sekitar Rp34 juta (€2 juta), dan setiap hasil imbang Rp12,75 miliar (€750 ribu). Jika ada tim yang menyapu bersih delapan kemenangan, mereka bisa mengantongi total Rp586,5 miliar (€34,5 juta) sebelum bonus lainnya.
Bonus posisi juga menanti. Tim peringkat 1-8 mendapat tambahan Rp34 miliar (€2 juta), sedangkan peringkat 9-16 mendapat Rp17 miliar (€1 juta). Ada pula bonus peringkat dengan total sekitar Rp3,1 triliun (€183 juta) yang dibagi dalam 666 saham. Klub peringkat teratas mendapat 36 saham, senilai hampir Rp170 miliar (€10 juta). Jika ada tim yang menang delapan kali dan finis pertama, total pendapatan mereka bisa mencapai Rp790,5 miliar (€46,5 juta).
Keuntungan lain adalah jalur knockout yang lebih mudah. Tim peringkat 1-4 mendapat keuntungan bermain di kandang lebih dulu di babak gugur. Peringkat 1 dan 2 akan bermain di kandang lebih dulu di setiap putaran hingga final, sementara peringkat 3 dan 4 mendapat keuntungan di 16 besar dan perempat final. Ini bisa menjadi faktor penentu, terutama jika harus menghadapi tim-tim besar seperti Borussia Dortmund.
Dengan semua insentif ini, tidak heran jika setiap klub akan berusaha keras untuk finis setinggi mungkin. Bukan hanya soal gengsi, tapi juga soal uang, istirahat, dan peluang juara. Jadi, pantau terus perjalanan tim favoritmu di Liga Champions musim ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang