Inter Milan dikabarkan semakin dekat dengan Tottenham Hotspur untuk mendapatkan tanda tangan Djed Spence. Bek sayap Inggris berusia 26 tahun itu menjadi target utama Nerazzurri untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Denzel Dumfries, yang pindah ke Real Madrid awal bursa ini.

Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport, Inter dan Tottenham telah mencapai titik temu dalam negosiasi. Nilai transfer yang disepakati diperkirakan mencapai €30 juta atau setara dengan Rp510 miliar, plus bonus-bonus tambahan. Kesepakatan ini menunjukkan keseriusan Inter dalam membangun skuad untuk musim 2026-27.

Inter sebenarnya sudah lama memantau Spence. Sebelumnya, mereka sempat mencoba merekrut Marco Palestra dari Atalanta, namun pemain muda Italia itu memilih bergabung dengan Chelsea. Anan Khalaili juga hampir merapat, tetapi batal karena masalah medis. Nama Moussa Diaby sempat muncul, namun kini Spence kembali ke puncak daftar incaran.

Dilansir dari Football Italia, Tottenham awalnya membanderol Spence dengan harga €40-50 juta. Namun, Inter bersabar menunggu Tottenham menurunkan harga jualnya. Selain itu, Inter juga menunggu restu dari pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, untuk melepas pemainnya. Kini, peluang kesepakatan semakin terbuka lebar.

Di sisi lain, Inter juga berencana melepas Luis Henrique ke Roma dengan nilai transfer sekitar €25 juta atau Rp425 miliar. Jika kesepakatan ini terwujud, Inter bisa mendatangkan satu lagi pemain untuk posisi wing-back kanan, selain Spence. Ini menunjukkan ambisi Inter untuk memperdalam skuad mereka.

Jika transfer Spence dan Luis Henrique berhasil, Inter diprediksi akan menghentikan upaya mereka untuk mendapatkan bek tengah Tottenham, Cristian Romero, yang lebih dekat bergabung dengan Atletico Madrid. Keputusan ini juga bisa berdampak pada masa depan Benjamin Pavard, yang dipinjamkan ke Marseille musim lalu. Inter sebelumnya ingin melepas Pavard, namun jika Romero batal, Pavard bisa tetap bertahan.