Anfield kembali bergemuruh ketika Liverpool sukses mengamankan kemenangan krusial atas Brighton & Hove Albion dengan skor 2-0. Penyerang tajam asal Swedia, Alexander Isak, kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk ketiga kalinya secara beruntun di ajang Liga Inggris. Kemenangan kandang perdana di bawah era kepelatihan Andoni Iraola ini terasa sangat spesial karena berhasil merangsek ke papan atas klasemen.

Badai gol di babak pertama langsung menghantam tim tamu yang datang dengan catatan impresif. Berawal dari tekanan intensif, tembakan Florian Wirtz justru berbelok arah setelah mengenai kaki Pascal Gross pada menit ke-17, menghasilkan gol bunuh diri yang memecah kebuntuan. Tak butuh waktu lama bagi publik Anfield untuk kembali bersorak empat menit berselang. Memanfaatkan sodoran matang dari Bradley Barcola di sisi kanan, Isak menyambut bola dengan dingin untuk menggandakan keunggulan tuan rumah menjadi dua gol.

Dilansir dari Sky Sports, Brighton sebenarnya tampil mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 64 persen sepanjang pertandingan. Pelatih kepala Brighton, Fabian Hurzeler, bahkan menyayangkan sejumlah peluang emas yang terbuang sia-sia, termasuk tendangan Yasin Ayari yang melambung di atas mistar serta sepakannya yang hanya membentur tiang gawang. Meski mendominasi alur laga, lini belakang The Seagulls gagal meredam efektivitas serangan balik cepat yang dilancarkan oleh skuad asuhan Iraola.

Berdasarkan catatan Opta, kemenangan ini diraih Liverpool meski mereka hanya mencatatkan penguasaan bola sebesar 35,6 persen, rekam jejak terendah kedua mereka dalam kemenangan kandang Liga Inggris sejak musim 2003/2004. Di sisi lain, tambahan tiga angka ini membawa The Reds melompati Chelsea untuk menduduki peringkat keempat klasemen sementara Brighton. Koleksi enam gol Isak musim ini juga menempatkannya sebagai salah satu predator paling menakutkan di kompetisi domestik.

Menjelang akhir pertandingan, ketegangan sempat merayap ketika gelandang muda Trey Nyoni melakukan tekel krusial di menit-menit akhir untuk menggagalkan peluang emas Maxim De Cuyper di kotak penalti. Pertahanan disiplin yang digalang Ronald Araujo dan kolega berhasil membendung sisa-sisa gempuran tim tamu. Raihan positif ini memperpanjang tren kemenangan beruntun Liverpool menjadi empat laga di semua ajang, memberikan sinyal kuat bahwa lini serang mereka akhirnya mulai menemukan bentuk terbaiknya.