Dunia tarung bebas tengah dihebohkan dengan sikap tegas yang diambil oleh mantan penguasa kelas menengah Israel Adesanya baru-baru ini. Di tengah maraknya rumor viral serta satire media sosial yang memelintir nama depannya imbas konflik yang terjadi, petarung bintang tersebut secara terbuka menyatakan dukungannya untuk Palestina.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh sang atlet untuk merespons berbagai spekulasi liar yang beredar di dunia maya. Banyak pihak sempat mengira bahwa dirinya berniat menghapus atau mengganti nama depan pemberian orang tuanya akibat tekanan situasi global yang memanas belakangan ini.

Namun, petarung berdarah Nigeria-Selandia Baru tersebut dengan tegas membantah kabar burung itu. Ia memastikan tidak akan melakukan perubahan apa pun pada identitas resminya, meski hal tersebut sama sekali tidak memengaruhi pendirian kuatnya terhadap isu kemanusiaan di Palestina.

Dilansir dari CNN Indonesia, Adesanya mengecam keras aksi kekerasan kemanusiaan dan menolak segala bentuk kejahatan perang yang memakan korban jiwa dari kalangan warga sipil. Ia menyoroti secara khusus serangan-serangan yang menyasar fasilitas vital serta anak-anak yang tidak berdosa di wilayah konflik tersebut.

"Saya mendukung Palestina dan saya tidak menyukai genosida. Saya tidak mendukung aksi kekerasan terhadap rumah sakit dan anak-anak," ujar Adesanya seperti diberitakan MMA Uncensored, menegaskan posisinya yang tidak tergoyahkan di tengah sorotan publik.

Ini bukanlah kali pertama sang mantan juara menunjukkan keberpihakannya pada Palestina. Sebelumnya, ia sempat tertangkap merayakan kemenangan petarung UFC lainnya yakni Belal Muhammad, yang memiliki darah keturunan Palestina, saat sukses menumbangkan Leon Edwards di atas oktagon.