Kekecawaan mendalam tengah dirasakan oleh pelatih Ivan Juric terhadap keputusan staf kepelatihan tim nasional Italia. Arsitek tim Monza tersebut secara terbuka menyebut pemanggilan Eddy Kouadio ke skuad Gli Azzurri sebagai sebuah kesia-siaan yang merugikan persiapan klub di kompetisi domestik.
Pemanggilan pemain berusia 20 tahun itu sempat menjadi kejutan besar dalam daftar skuad gemuk berisi 34 pemain untuk ajang UEFA Nations League. Pasalnya, sang pemain muda baru mencatatkan delapan penampilan di ajang Serie A sepanjang kariernya dan bahkan belum pernah mencicipi atmosfer timnas Italia U-21 sebelumnya.
Dilansir dari Football Italia, langkah Roberto Mancini memanggil Kouadio diyakini sebagai upaya mengamankan sang pemain agar tidak membela Timnas Pantai Gading, mengingat status kewarganegaraan ganda yang dimilikinya. Situasi serupa sempat dialami oleh pemain lainnya, namun perlakuan berbeda didapat oleh penggawa muda tersebut selama jeda internasional.
Sayangnya, tidak seperti rekan-rekan debutan lainnya yang sempat mencicipi menit bermain, Kouadio justru sama sekali tidak pernah dimasukkan ke dalam daftar susunan pemain dalam empat pertandingan Gli Azzurri. Hal inilah yang membuat sang pelatih kepala klub pemilik merasa geram karena kehilangan pilar latihan penting selama dua setengah pekan.
"Bagi saya, itu adalah buang-buang waktu," ujar Juric dalam konferensi pers jelang lawatan timnya menghadapi Lazio. Pelatih berpengalaman itu menegaskan bahwa meski berlatih bersama timnas adalah pengalaman bagus, dirinya jauh lebih memilih sang pemain muda tetap berada di klub jika sama sekali tidak diberi kesempatan tampil di lapangan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang