Matthias Jaissle langsung merasakan kerasnya atmosfer persaingan Liga Premier saat Newcastle United menelan kekalahan 3-1 dari Everton dalam laga uji coba pramusim di Murrayfield, Rabu (30/7) malam WIB. Meski baru seminggu menukangi The Magpies, pelatih asal Jerman itu sudah mendapat gambaran jelas tentang pekerjaan rumah yang menanti.

“Kalian semua melihat pertandingannya. Kalian juga cukup cerdas untuk melihat kebutuhan skuad,” ujar Jaissle dalam konferensi pers usai laga, dilansir dari BBC Sport. “Saya akan selalu konsisten dengan pendekatan saya. Kami menangani hal-hal ini secara internal. Kami sadar apa yang kami butuhkan. Masih ada waktu.”

Kekalahan dari tim asuhan David Moyes itu menjadi ujian pertama Jaissle melawan sesama klub papan atas Inggris, hanya 10 hari sebelum musim baru dimulai. Meski sempat tampil menjanjikan di awal laga, Newcastle gagal memanfaatkan peluang dan justru kebobolan tiga gol. Kekalahan ini juga menyoroti lubang di lini pertahanan setelah kepergian sejumlah pemain senior.

Pemain anyar Bazoumana Toure kembali menarik perhatian dengan kecepatannya di sisi kiri, namun timnya kesulitan mencetak gol. Gol Everton diawali dari kesalahan Sven Botman yang gagal mengantisipasi bola panjang James Tarkowski, sebelum Thierno Barry menuntaskan peluang. Iliman Ndiaye menggandakan keunggulan lewat penalti, dan Tyrique George memastikan kemenangan Everton sebelum Harvey Barnes memperkecil skor untuk Newcastle.

Kekalahan ini memperjelas kebutuhan Newcastle di bursa transfer. Jaissle kembali menyebut adanya “kekosongan” setelah ditinggal Bruno Guimaraes, Sandro Tonali, Anthony Gordon, dan Kieran Trippier. “Kami tidak bisa mengubah semuanya dengan cepat. Ini tim yang sangat muda sekarang, jadi ada kekosongan yang harus diisi pemain,” katanya. Newcastle dikabarkan masih mencari bek kanan, gelandang tengah senior, dan mungkin tambahan lain sebelum bursa ditutup.

Dengan dua laga uji coba tersisa sebelum menjamu Liverpool di St James' Park, Jaissle menegaskan timnya tetap positif. “Kami memiliki tujuan ini dan ada banyak batu yang dilempar ke jalan, tapi kami harus menyingkirkannya,” pungkasnya.