Jhon Lucumi akhirnya tiba di Turin dan terlihat memasuki fasilitas medis Juventus pada Sabtu (16/8/2026) untuk menjalani tes fisik sebelum resmi menjadi pemain anyar Bianconeri. Bek Kolombia itu direkrut dari Bologna dengan nilai transfer mencapai €20 juta atau setara sekitar Rp340 miliar, belum termasuk bonus yang bisa membuat total biayanya menembus €22 juta (sekitar Rp374 miliar).

Kepindahan Lucumi ke Juventus menandai akhir dari empat musim pemain berusia 28 tahun itu bersama Bologna. Ia hanya tersisa satu tahun dalam kontraknya bersama Rossoblu, yang semula memasang klausul rilis sebesar €28 juta (sekitar Rp476 miliar) untuk sang bek tengah.

Namun, Bologna akhirnya menurunkan permintaan mereka secara bertahap, dari €25 juta (sekitar Rp425 miliar) hingga akhirnya menerima tawaran terbaru dari Juve. Langkah ini dianggap sebagai keputusan pragmatis mengingat posisi negosiasi Bologna yang lemah karena kontrak Lucumi yang hampir habis.

Kedatangan Lucumi menjadi prioritas utama lini pertahanan Juventus pada bursa transfer musim panas ini. Pelatih Thiago Motta sebelumnya menginginkan tambahan bek tengah untuk menambah kedalaman skuad, terutama setelah beberapa pemain bertahan mengalami cedera atau hengkang pada jendela transfer sebelumnya.

Menurut laporan yang beredar, Lucumi dijadwalkan menandatangani kontrak berdurasi beberapa tahun dengan gaji yang disesuaikan dengan struktur upah klub. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan stabilitas di lini belakang serta pengalaman bermain di level Eropa, yang ia dapatkan selama membela Bologna di Serie A dan kompetisi antarklub.

Dengan selesainya transfer ini, Juventus semakin memperkuat skuad mereka untuk menghadapi musim 2026/2027. Para penggemar pun menantikan debut resmi Lucumi bersama Bianconeri, yang kemungkinan besar akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan saat kompetisi resmi dimulai.