Pelatih kepala John Herdman dengan tegas meminta para penggawa Timnas Indonesia untuk segera menanggalkan ego pribadi serta sifat bintang demi mendongkrak prestasi Garuda di kancah internasional. Di tengah ambisi besar membawa Merah Putih terbang tinggi, juru taktik asal Kanada itu menilai bahwa mentalitas kolektif jauh lebih krusial dibandingkan sekadar popularitas di media sosial.
Dalam wawancaranya dengan CNN Indonesia TV pada Kamis (8/10), sang pelatih menekankan pentingnya meredam suara-suara bising di luar lapangan yang kerap mengganggu fokus pemain. Menurutnya, status bintang dan jumlah pengikut di dunia maya sama sekali tidak akan membantu tim meraih kemenangan di atas rumput hijau.
Ego personal di dalam skuad diyakini hanya akan merusak misi besar yang sedang dirintis secara bertahap oleh Timnas Indonesia. Herdman mengingatkan bahwa fondasi utama sebuah tim raksasa bukanlah taktik rumit di atas kertas, melainkan semangat juang membara dan kebersamaan yang terjalin solid di kamar ganti.
Tanpa adanya semangat kebersamaan yang kokoh, sehebat apapun pendekatan taktikal yang diterapkan pelatih dipastikan akan sia-sia karena tergerus oleh kepentingan individu. Oleh sebab itu, pembersihan mentalitas egois menjadi harga mati yang harus dibayar demi mengarungi berbagai agenda krusial di depan mata, termasuk persiapan menatap Piala Asia 2027.
Langkah tegas ini merupakan bagian dari visi besar untuk mengangkat derajat sepak bola tanah air agar disegani dunia dan mewujudkan impian lolos ke Piala Dunia. Juara turnamen regional Asia Tenggara dipatok sebagai batu loncatan awal sebelum skuad Garuda menaklukkan tantangan-tantangan yang jauh lebih berat di level global.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang