Kisah loyalitas terungkap dari mantan gelandang Liverpool, Jonjo Shelvey, yang secara terbuka menceritakan detik-detik kepindahannya ke Newcastle United pada Januari 2015 silam. Di tengah situasi klub yang sedang goyah di papan bawah klasemen, manajemen The Magpies ternyata memberikan kebebasan bagi sang pemain untuk memasukkan klausul khusus dalam kontraknya. Namun, alih-alih mencari jalan aman jika tim harus turun kasta, gelandang berkepala plontos itu memilih menolaknya mentah-mentah demi komitmen jangka panjang bersama klub.

Dilansir dari FourFourTwo, kepindahan Shelvey dari Swansea City terjadi hanya beberapa hari setelah insiden perselisihan dirinya dengan suporter dalam ajang Piala FA melawan Oxford United. Saat itu, nahkoda Steve McClaren tengah berjuang keras mendongkrak performa tim, sebelum akhirnya estafet kepelatihan dilanjutkan oleh manajer legendaris yang mencoba menyelamatkan musim meski akhirnya klub tetap harus terdegradasi ke kasta kedua sepak bola Inggris.

Meski dihadapkan pada ancaman nyata turun kasta, tekad pemain kelahiran Romford tersebut sudah bulat untuk berseragam hitam-putih. Bergabung bersama rekrutan anyar lainnya kala itu, ia merasa tertantang untuk membawa raksasa St James' Park kembali bangkit dan mengembalikan marwah mereka di kasta tertinggi Liga Inggris.

Keputusan besar tersebut terbukti berbuah manis bagi perjalanan kariernya di kancah sepak bola profesional. Selama delapan tahun mengabdi di Tyneside, ia mencatatkan lebih dari 200 penampilan kompetitif, sukses membawa tim promosi kembali ke kasta utama, serta mengamankan posisi stabil klub di Premier League sesuai dengan impian masa lalunya.