Keputusan mengejutkan datang dari panggung sepak bola internasional ketika Cristiano Ronaldo memutuskan untuk menyudahi perjalanannya bersama tim nasional. Kabar ini sontak memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta bola, terutama mengingat rekor 234 penampilan dan 146 gol yang telah ia ukir selama membela panji Selecao das Quinas. Namun, pelatih kepala Jorge Jesus dengan tegas menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak merasa bersalah atas pengunduran diri sang megabintang berusia 41 tahun tersebut.
Situasi pelik ini mencuat kurang dari sebulan setelah peraih trofi juara itu dijatuhi sanksi larangan bermain selama 30 hari serta denda sebesar €255 atau sekitar Rp4,3 Juta oleh Federasi Sepak Bola Portugal. Ketegangan memuncak ketika sang penyerang veteran meninggalkan kamp latihan mendadak jelang laga UEFA Nations League kontra Denmark akibat perselisihan panas dengan sang juru taktik. Meski demikian, dalam konferensi pers terbarunya, sang pelatih menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di dalam benak sang pemain terkait dinamika pemanggilan tim nasional.
Di sisi lain, mantan juru taktik Al Nassr tersebut mengakui bahwa dirinya sebenarnya masih berniat memasukkan nama sang kapten legendaris ke dalam skuad terbaru. Ia bahkan sempat membujuk pemain bintang tersebut untuk bertahan demi membimbing para penggawa muda di tim nasional. Hubungan profesional yang pernah terjalin di level klub membuat sang pelatih paham betul bagaimana kapasitas dan pengaruh besar sang penyerang di ruang ganti maupun di atas lapangan hijau.
Pengabdian panjang sang ikon global tentu meninggalkan warisan yang luar biasa bagi persepakbolaan Portugal, mulai dari gelar juara Euro 2016 hingga trofi UEFA Nations League. Publik tribun tentu kehilangan sosok pencetak gol ulung yang selama dua dekade terakhir menjadi ruh permainan tim. Kini, lembaran baru harus dibuka oleh sang pelatih kepala dalam meramu taktik tanpa kehadiran pemain yang identik dengan nomor punggung tujuh tersebut di sisa kompetisi internasional.
Dilansir dari ESPN FC, sang pelatih kini telah resmi mengumumkan daftar skuad terbarunya untuk menghadapi laga lanjutan Nations League tanpa kehadiran sang legenda. Fokus utama tim kini beralih pada konsistensi performa para pemain muda yang dipanggil untuk mengisi pos peninggalan sang kapten, menjaga asa agar prestasi negara tetap berada di jalur yang kompetitif di kancah sepak bola Eropa.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang