Kabar mengejutkan datang dari paddock Aprilia ketika sang pembalap andalan harus mengakhiri pekan balap lebih cepat. Impian Jorge Martin untuk meraih hasil maksimal di Phillip Island dipastikan musnah setelah dirinya secara resmi dinyatakan tidak dapat melanjutkan sisa rangkaian balapan akhir pekan ini.

Dilansir dari CNN Indonesia, petaka tersebut bermula ketika rider asal Spanyol itu mengalami kecelakaan parah di Lap 8 saat melakoni sesi Sprint Race MotoGP Australia 2026 pada Sabtu. Insiden nahas itu terjadi dalam situasi krusial ketika pembalap berusia 28 tahun tersebut tengah berupaya keras memangkas jarak demi mengejar sang rival utama di depannya.

Nahas, cengkeraman ban yang hilang membuat tubuh serta kuda besi miliknya langsung tergelincir keluar lintasan dengan cukup keras. Petugas medis yang sigap langsung mendatangi lokasi kejadian dan bahkan harus menandu juara dunia musim 2024 tersebut untuk mendapatkan penanganan darurat di pusat medis sirkuit.

Hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan adanya retak tulang pada bagian pergelangan tangan kanan yang membuat tangannya harus dibalut gips tebal. Pihak penyelenggara melalui akun media sosial resmi memastikan bahwa kondisi fisik sang rider sudah tidak memungkinkan untuk turun ke atas lintasan balap.

Absennya sang juara bertahan ini langsung membawa dampak masif pada peta persaingan perebutan gelar juara dunia musim ini. Manfaatkan situasi pelik tersebut, Marc Marquez sukses merangsek naik ke puncak klasemen sementara usai menguasai podium juara Sprint Race dengan koleksi 365 poin.

Sementara itu, posisi Jorge Martin mau tidak mau harus turun ke peringkat kedua dengan raihan 355 angka atau terpaut jarak tipis. Dengan menyisakan lima seri balapan tersisa musim ini, waktu pemulihan yang cepat menjadi harga mati jika ia masih ingin menjaga asa mempertahankan mahkota juaranya.