Drama panas kembali menyelimuti kiprah Real Madrid di bawah arahan pelatih sarat pengalaman. Selepas kemenangan tipis 1-0 atas Villarreal dalam ajang LaLiga, sang juru taktik secara mengejutkan memilih mangkir dari sesi jumpa pers pascalaga demi menghindari pusaran kontroversi.
Ketegangan di Stadion Santiago Bernabéu memuncak ketika Vinícius Júnior harus menerima kartu merah dan golnya dianulir akibat insiden menarik rambut pada paruh kedua pertandingan. Keputusan krusial pengadil lapangan tersebut langsung memicu kemarahan kubu Los Blancos yang sukses mengamankan tiga poin penuh meski harus bertanding dengan penuh tekanan emosional.
Ketika akhirnya muncul di hadapan media menjelang duel Champions League melawan AS Roma di Stadion Olimpico, pelatih asal Portugal itu tetap enggan memberikan penjelasan gamblang. Ia justru meminta para jurnalis untuk mengamati ulang jalannya pertandingan sejak menit awal demi memahami alasan di balik aksi boikotnya tersebut.
Situasi ini menambah panjang daftar ketegangan antara sang pelatih kepala dengan kepemimpinan wasit di kasta tertinggi sepak bola Spanyol sejak musim panas lalu. Sebelumnya, ia bahkan sempat membawa cetakan foto insiden kontroversial untuk mengkritik komite wasit CTA setelah derbi Madrid karena menilai pengadil gagal mengatasi tekanan.
Menyongsong laga Eropa tengah pekan ini, sang pelatih menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki prasangka buruk terhadap pengadil UEFA, meski sempat melontarkan kritik pedas terkait penunjukan wasit jauh hari sebelum pertandingan dimulai. Pertemuan kontra Roma ini sekaligus menjadi momen kepulangan emosional baginya ke klub yang pernah iaantar meraih gelar UEFA Europa Conference League pada 2022 silam.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang