Keputusan mengejutkan diambil oleh Jose Mourinho jelang laga Real Madrid menghadapi Villarreal di Santiago Bernabeu akhir pekan ini. Juru taktik asal Portugal tersebut dengan tegas mencadangkan penyerang sayap andalan mereka, Vinicius Junior, yang dinilai masih belum mampu menemukan sentuhan magis terbaiknya di awal musim ini.

Masalah performa ini memang menjadi sorotan tajam dalam beberapa pekan terakhir. Vinicius tercatat baru mengemas satu gol saja dari delapan penampilannya bersama Los Blancos musim ini, situasi yang turut memicu ketegangan mental bagi sang pemain. Situasi semakin pelik ketika sebagian suporter di Bernabeu sempat melontarkan siulan protes kepada pemain yang musim lalu sempat menjadi runner-up Ballon d'Or 2024 tersebut.

Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Mourinho mengungkapkan rasa empati sekaligus kepedulian mendalam terhadap situasi sulit yang sedang membelit anak asuhnya itu. Pelatih berpengalaman tersebut menegaskan bahwa keputusan mencadangkan sang penyerang diambil sebagai bentuk perlindungan agar ia bisa memulihkan mentalitas serta ketajamannya di atas lapangan hijau setelah melalui periode yang melelahkan.

Sebagai solusi taktis, Mourinho akhirnya menurunkan rekrutan anyar musim panas, Yan Diomande, untuk mengisi pos sayap kiri Los Blancos. Pemain muda tersebut langsung dipercaya turun sejak menit awal bersama barisan bintang lainnya seperti Kylian Mbappé, Jude Bellingham, serta Arda Guler dalam formasi lini serang yang diandalkan menghadapi Villarreal.

Kendati tengah mengalami paceklik gol dan tekanan dari publik, masa depan jangka panjang sang penyerang di ibu kota Spanyol dipastikan masih aman untuk waktu yang lama. Sang pemain baru saja meneken kontrak baru berdurasi jangka panjang hingga 2032 pada bursa transfer musim panas lalu, mengakhiri spekulasi panjang terkait negosiasi alot yang sempat mewarnai masa depannya.