Kembalinya Jose Mourinho ke Stadio Olimpico bersama Real Madrid menyisakan drama luar biasa lewat kemenangan comeback 4-3 atas AS Roma. Di balik hujan gol tersebut, sang pelatih justru dibuat terkesan oleh performa impresif salah satu penggawa lini belakang Giallorossi yang tampil spartan sepanjang pertandingan. Pertandingan ini juga menjadi momen emosional bagi pelatih asal Portugal tersebut pada lawatan pertamanya sejak meninggalkan klub ibu kota Italia pada Januari 2024 lalu.
Berbicara kepada TNT Sports via TuttoMercatoWeb dan dilansir dari Football Italia, Mourinho secara khusus menyoroti penampilan wing-back tuan rumah yang merepotkan lini pertahanan timnya. Ia mengakui bahwa kualitas pemain tersebut melebihi ekspektasinya sebelum pertandingan dimulai, terutama dalam meredam agresivitas lini serang Los Blancos. Mourinho menyebut sang pemain tampil sangat disiplin saat bertahan sekaligus memiliki kecepatan luar biasa ketika membantu serangan tim dari sisi sayap.
Pujian tersebut tentu beralasan mengingat lawan yang dihadapi adalah Vinicius Junior, yang pada hari pertandingan baru saja menerima kabar buruk terkait sanksi larangan bermain empat pertandingan di La Liga. Winger asal Brasil itu bahkan ditarik keluar pada menit ke-59 setelah blunder fatalnya berbuah gol kedua Roma yang dicetak oleh Donyell Malen. Di sisi lain, sang wing-back Roma mengaku sangat bangga mendapatkan sanjungan langsung dari pelatih sekaliber Mourinho setelah bekerja keras mematikan pergerakan Vinicius.
Kendati demikian, malam yang awalnya berjalan manis bagi sang pemain muda harus ditutup dengan rasa frustrasi mendalam akibat hasil akhir di lapangan. Roma harus kecolongan tiga gol lewat situasi sepak pojok, termasuk gol penentu kemenangan Madrid yang dicetak oleh Antonio Rudiger pada masa tambahan waktu babak kedua. Sang pemain tak menampik rasa kecewanya karena Giallorossi sebenarnya tampil sangat layak untuk mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang