Panggung Eredivisie akhir pekan ini menyajikan cerita kontras bagi para penggawa Timnas Indonesia yang berkarier di Belanda. Di satu sisi, Justin Hubner tampil solid dan sukses mencuri poin di kandang lawan. Namun di sisi lain, hasil pahit harus ditelan oleh rekannya di lini pertahanan Merah Putih.

Bermain penuh sebagai bek tengah dalam formasi 3-4-2-1, Justin Hubner bahu-membahu bersama Syb van Ottele dan Rodrigo Guth untuk meredam gempuran tuan rumah Feyenoord. Pertandingan berjalan sengit hingga akhirnya Feyenoord memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-59 lewat tembakan mendatar Luciano Valente yang memanfaatkan operan matang Anis Hadj Moussa.

Tekanan tuan rumah sempat berbuah gol kedua pada menit ke-80 melalui aksi Gjivai Zechiel dari luar kotak penalti. Beruntung bagi Fortuna Sittard, VAR dan pengamat pertandingan menganulir gol tersebut karena ada pemain Feyenoord yang terlebih dahulu berada dalam posisi offside. Momentum ini dimanfaatkan dengan baik oleh tim tamu untuk bangkit.

Menjelang akhir laga tepatnya menit ke-86, publik tuan rumah terbungkam ketika Shiloh 't Zand mencetak gol penyama kedudukan. Lewat kerjasama satu-dua yang apik bersama Sven Simons, Zand sukses merangsek ke jantung pertahanan dan melepaskan tembakan klinis yang memastikan skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Hasil krusial ini mengantar Fortuna Sittard bertengger di peringkat keenam klasemen sementara Eredivisie dengan raihan 19 poin, sementara Feyenoord masih tertahan di puncak dengan koleksi 25 angka. Sayangnya, nasib berbeda dialami oleh Nathan Tjoe-A-On yang harus merasakan kekalahan telak 0-7 saat timnya menghadapi PSV Eindhoven, membuat Willem II semakin terbenam di dasar jurang klasemen.