Stadion Allianz mendadak hening ketika Juventus harus menanggung malu usai dibekuk tanpa ampun oleh Lazio dengan skor telak 3-0 di Turin. Dilansir dari Football Italia, kekalahan memalukan ini menegaskan inkonsistensi Bianconeri di pentas Serie A, sementara tim tamu tampil trengginas untuk terus menempel ketat persaingan di papan atas klasemen sementara.
Badai cedera yang melanda skuad asuhan Luciano Spalletti jelas sangat memengaruhi kedalaman tim, memaksa asisten pelatih Marco Domenichini memutar otak di pinggir lapangan. Meski sempat terbang tinggi di kancah Eropa tengah pekan lalu, lini serang Juventus tampak tumpul dan kesulitan membongkar rapatnya barisan pertahanan tim Elang Ibu Kota sepanjang babak pertama.
Petaka bagi tuan rumah bermula pada menit ke-37 ketika skema sepak pojok matang berhasil dimanfaatkan oleh Oliver Provstgaard lewat tandukan terarah yang merobek jala gawang. Gol pembuka dari pemain asal Denmark tersebut langsung membakar semangat rekan-rekan setimnya untuk terus menekan lini belakang tuan rumah yang digalang Gleison Bremer.
Memasuki babak kedua, upaya taktik lewat pergantian pemain yang dilakukan Juventus tak kunjung membuahkan hasil positif di atas lapangan hijau. Justru Lazio yang semakin nyaman menguasai jalannya laga dan sukses memperbesar keunggulan pada menit ke-66 lewat aksi ciamik Gustav Isaksen yang melepaskan tembakan melengkung akurat.
Menjelang pertandingan bubar, Fisayo Dele-Bashiru melengkapi penderitaan tuan rumah lewat solo run luar biasa dari daerah pertahanannya sendiri sebelum melepaskan tembakan terukur. Kemenangan mutlak 3-0 ini sekaligus menjadi kemenangan tandang pertama Lazio di markas Juventus sejak Oktober 2017 silam.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang