Mantan penyerang Juventus, Kaio Jorge, meyakini bahwa kariernya di Turin akan berjalan jauh berbeda jika ia tidak dihantam cedera lutut parah pada Februari 2022 lalu. Pemain asal Brasil tersebut mengungkapkan rasa penyesalannya karena tidak mendapatkan menit bermain yang cukup sebelum cedera tendon patella menghentikan momentum perkembangannya bersama raksasa Serie A tersebut.

Dilansir dari Football Italia, Kaio Jorge menceritakan masa lalunya kepada Cronache di Spogliatoio bahwa ia selalu berlatih dengan mengerahkan kemampuan terbaik serta rajin mencetak gol dalam laga uji coba. Namun, kesempatan tampil di tim utama sangat terbatas sehingga ia hanya bermain dalam durasi yang jauh lebih sedikit dari ekspektasi awalnya selama lima bulan pertama bersama Bianconeri.

Cedera horor yang dideritanya saat memperkuat tim U-23 praktis merusak jalur kariernya di Eropa setelah didatangkan dari Santos pada tahun 2021 dalam usia 19 tahun. Meski demikian, ia tetap merasa memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub yang telah membantunya melewati masa-masa sulit pemulihan serta mewujudkan impian berkarier di kompetisi Benua Biru.

Setelah sempat menjalani masa pemulihan panjang dan dipinjamkan ke Frosinone pada musim 2023-24, Kaio Jorge akhirnya memutuskan pindah secara permanen ke Cruzeiro pada Juni 2024 untuk memulihkan performa terbaiknya di tanah kelahiran. Kini, penyerang tersebut secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk kembali merumput di Italia dan bahkan tidak menutup peluang memperkuat Bianconeri lagi.

Pernyataan ini muncul di tengah situasi pelik yang dihadapi lini serang Juventus akibat badai cedera pemain. Meskipun manajemen klub dikabarkan memantau bursa transfer Januari untuk mencari opsi penyerang baru, belum ada tanda-tanda konkret terkait rencana kepulangan sang mantan penyerang ke Allianz Stadium.