Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh kontingen Indonesia di ajang internasional setelah Karisma Evi Tiarani sukses mempersembahkan medali emas kelima dari cabang olahraga para atletik. Bertanding di Stadion Atletik Nagoya City Mizuho Park pada Rabu pagi, Evi tampil dominan dalam nomor lari 100 meter putri T63 dan mengamankan podium tertinggi bagi Merah Putih.

Dalam perlombaan tersebut, Evi membutuhkan catatan waktu 14,59 detik untuk menuntaskan jarak 100 meter dan meninggalkan para pesaingnya. Dua pelari asal tuan rumah Jepang, yakni Tomomi Tozawa dan Kaede Maegawa, harus puas finis di belakang Evi dengan catatan waktu tertinggal di kisaran 16 detik.

Keberhasilan ini semakin terasa istimewa karena Evi tidak hanya meraih medali emas, tetapi juga membukukan rekor catatan waktu baru untuk klasifikasi sprint 100 meter putri T42. Penggabungan kelas T42 dan T63 kerap dilakukan dalam berbagai ajang kompetisi internasional, termasuk saat Evi meraih medali perak di ajang Paralimpiade Paris 2025.

Klasifikasi T63 sendiri merupakan kategori yang dikhususkan bagi para atlet dengan amputasi tunggal di atas lutut yang bertanding menggunakan kaki palsu. Sementara itu, klasifikasi T42 diikuti oleh atlet dengan keterbatasan fungsi otot atau amputasi di atas lutut yang dapat bertanding tanpa menggunakan kaki palsu.

Tambahan medali emas dari Evi ini memperkuat perolehan kontingen Indonesia yang hingga Rabu pukul 09.19 WIB telah mengumpulkan total lima medali emas, lima perak, dan 18 perunggu di Asian Para Games 2026. Sebelumnya, cabang olahraga para atletik juga menyumbangkan emas lewat aksi I Kadek Dwi Purwana Yasa di nomor lempar cakram putra F57.