Stadion mendadak bergemuruh ketika penyerang tajam Donyell Malen harus mandi lebih cepat setelah menerima kartu merah langsung dari pengadil lapangan. Insiden krusial ini terjadi pada menit ke-53 ketika AS Roma bertandang ke markas Como dalam lanjutan kompetisi Serie A. Laga yang awalnya berjalan ketat langsung berubah total setelah tim tamu harus bermain dengan 10 orang di atas lapangan hijau.
Bermula dari perebutan bola antara penyerang asal Belanda tersebut dengan bek lawan, Jacobo Ramon, situasi memanas ketika keduanya saling tarik kaus. Saat bola terlepas, Malen mencoba merebutnya kembali namun melancarkan tekel ceroboh dengan kaki lurus dan pul sepatu terbuka di atas mata kaki. Tanpa perlu bantuan VAR, wasit Michael Fabbri dengan tegas langsung mengusir top skor sementara Serie A itu keluar lapangan tanpa keraguan.
Keputusan sang pengadil langsung memantik amarah di area teknik tim tamu. Pelatih Gian Piero Gasperini bersama para pemain cadangan langsung melakukan protes keras di pinggir lapangan. Dilansir dari Football Italia, reporter pinggir lapangan DAZN melaporkan bahwa Malen dan rekan-rekannya sempat berargumen kepada official keempat sebelum berjalan menuju terowongan pemain bahwa seharusnya ada pelanggaran terlebih dahulu untuk mereka.
Ekspertit pengadil pertandingan DAZN, Luca Marelli, memberikan analisis bahwa keputusan wasit sudah sangat tepat demi menjaga keselamatan pemain. Meskipun ada sentuhan tipis pada bola, laju tekel yang mengenai kaki lawan di atas mata kaki dengan lutut terkunci adalah bentuk permainan yang membahayakan. Protes yang dilayangkan kubu serigala ibu kota tidak mengubah keputusan akhir wasit di atas lapangan.
Uniknya, drama di lapangan tidak berhenti sampai di situ saja karena wasit utama Fabbri sempat mengalami cedera beberapa menit berselang. Kondisi tersebut memaksa official keempat, Simone Sozza, untuk mengambil alih tugas memimpin jalannya sisa pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan. Kehilangan pemain kunci tentu menjadi pukulan telak bagi ambisi tim tamu dalam persaingan ketat papan atas klasemen.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang