Stadion bergemuruh hebat ketika Napoli harus puas berbagi angka dalam drama enam gol kontra AS Roma yang berakhir dengan skor 3-3. Di balik sengitnya perebutan poin di lapangan, sorotan utama justru tertuju pada Massimiliano Allegri yang meradang usai diganjar kartu merah oleh pengadil lapangan. Keputusan kontroversial di pengujung laga membuat sang allenatore kehilangan kendali dan melontarkan sindiran keras dalam sesi wawancara pasca-pertandingan.

Pertandingan sendiri berjalan dengan tempo sangat tinggi sejak menit awal. Partenopei sempat memimpin dua gol lebih dulu lewat aksi Andre Frank Zambo Anguissa dan Scott McTominay, sebelum Roma bangkit menyamakan kedudukan melalui Matias Soule dan Leonardo Balerdi. McTominay sempat membawa tuan rumah kembali unggul 3-2, namun sundulan dramatis Balerdi di detik-detik akhir membuyarkan kemenangan di depan mata pendukung tuan rumah.

Kemarahan Allegri memuncak menyusul gol penyama kedudukan tersebut, di mana ia dan para pemainnya merasa ada pelanggaran yang luput dari pandangan wasit. Protes keras berujung pengusiran dirinya dari area teknik. Dengan nada sarkas, pelatih berpengalaman itu mengaku heran mengapa gerakannya selalu menjadi sorotan, sementara pelanggaran serupa dari pihak lain kerap diabaikan begitu saja.

Situasi ini semakin pelik mengingat rapuhnya lini belakang Napoli dalam beberapa laga terakhir, sebuah ironi bagi pelatih yang identik dengan pendekatan taktik pragmatis. Kendati demikian, sang juru taktik tetap memuji semangat juang anak asuhnya meski kecewa berat dengan hilangnya poin krusial di kandang sendiri. Masalah lini belakang dan ketajaman penyerang kini menjadi PR besar yang harus segera diselesaikan demi memperbaiki posisi di papan klasemen Serie A.