Pencapaian luar biasa baru saja ditorehkan oleh pabrikan asal Italia, Aprilia, dalam pentas balap motor bergengsi dunia. CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, secara terbuka mengakui bahwa keberhasilan timnya menyapu bersih posisi empat besar di Sirkuit Mandalika merupakan sebuah momen manis yang sangat sulit untuk dilupakan begitu saja oleh seluruh anggota tim.

Dominasi mutlak tersebut tersaji ketika Marco Bezzecchi berhasil keluar sebagai pemenang balapan utama. Di belakangnya, Raul Fernandez menyusul di tempat kedua, disusul oleh Jorge Martin pada peringkat ketiga, serta penampilan solid dari pembalap asal Jepang yang melengkapi kejayaan tim lewat posisi keempat.

Meski mengukir sejarah manis dengan menempatkan empat motor RS-GP di barisan terdepan, perjalanan akhir pekan tersebut tidak dilalui tanpa rintangan berarti. Rivola sempat menyoroti jalannya sesi sprint race hari Sabtu yang diwarnai oleh insiden kesalahan di Tikungan 1 serta kendala teknis pada pengaturan tekanan ban depan motor Martin yang membuat tim harus menyampaikan permintaan maaf terbuka.

Namun, respons positif langsung ditunjukkan oleh para pembalap pada hari Minggu penentuan di Pertamina Mandalika International Circuit. Aksi agresif di lintasan berhasil membayar tuntas kesalahan hari sebelumnya, sekaligus mempertegas dominasi pabrikan yang sebelumnya juga pernah menyapu bersih podium di seri Le Mans, Assen, serta Silverstone musim ini.

Menanggapi hasil impresif ini, Rivola mengingatkan seluruh skuadnya untuk tidak lekas terlena mengingat ketatnya persaingan kejuaraan yang masih panjang. Apresiasi tinggi turut diberikan kepada seluruh kru di pabrikan Noale atas dedikasi luar biasa yang menjadi kunci utama konsistensi tim menjaga performa kompetitif di papan atas.