Ketika membicarakan pemain terbaik dunia saat ini, nama Lamine Yamal hampir pasti masuk dalam daftar teratas. Pemain muda Barcelona itu bermain di posisi winger kanan, dan ia bukan satu-satunya. Dari Arsenal, Chelsea, Manchester City, hingga Manchester United, winger kanan mereka sering kali lebih menonjol daripada rekan-rekan di sisi kiri. Fenomena ini memunculkan pertanyaan menarik: mengapa winger kiri kelas dunia begitu langka?
Menurut data Transfermarkt, sepuluh winger kanan termahal di dunia saat ini bernilai sekitar £200 juta lebih tinggi dibandingkan sepuluh winger kiri teratas. Daftar itu mencakup nama-nama seperti Michael Olise, Desire Doue, Bukayo Saka, dan Yan Diomande. Padahal secara logika, kedua posisi tersebut seharusnya memiliki kualitas yang seimbang. Namun kenyataannya, kesenjangan ini sangat terlihat.
Faktor Matematika di Balik Langkanya Winger Kiri
Salah satu penjelasan paling mendasar adalah faktor matematika. Sebagian besar pemain di dunia adalah pemain kidal (right-footed), diperkirakan antara 75 hingga 90 persen. Di akademi, jika ada lima penyerang muda berbakat, kemungkinan hanya satu yang berkaki kiri. Pelatih pun cenderung menempatkan pemain kidal tersebut di sisi kanan agar ia bisa memotong ke dalam dan menembak dengan kaki terkuatnya. Akibatnya, pemain bertangan kanan yang berbakat lebih sering ditempatkan di posisi lain, seperti gelandang serang atau penyerang tengah.
Contohnya, Eden Hazard, Neymar, Jamal Musiala, atau Florian Wirtz—semuanya bertangan kanan. Jika mereka kidal, kemungkinan besar mereka akan bermain di sayap kanan. Namun karena tidak, mereka lebih sering bermain di posisi No.10. Bahkan pemain seperti Jude Bellingham, yang secara fisik kuat, bisa saja dikembangkan sebagai winger kanan jika ia kidal.
Pemain kidal yang berhasil menembus tim utama biasanya sudah menghabiskan masa pembinaan di sisi kanan. Mereka mungkin sangat paham posisi itu, tetapi kurang memiliki kesadaran 360 derajat yang biasanya dimiliki pemain kanan yang pernah bermain di berbagai posisi. Ini membuat mereka kurang fleksibel secara taktis.
Peran Bek Kiri yang Berubah
Faktor lain yang tak kalah penting adalah perubahan peran bek kiri. Di masa lalu, bek kiri seperti Roberto Carlos atau Ashley Cole sering menjadi pendukung utama winger kiri. Namun kini, banyak tim lebih memilih bek kiri yang bertahan atau berinversi ke tengah. Bek kiri yang menyerang semakin langka, sehingga winger kiri kehilangan dukungan yang mereka butuhkan.
Di level internasional, Inggris contohnya, posisi bek kanan selalu dipenuhi talenta seperti Kyle Walker, Kieran Trippier, Trent Alexander-Arnold, dan Reece James. Sementara di sisi kiri, hanya Luke Shaw atau Ben Chilwell yang menjadi andalan. Hal yang sama terjadi di banyak negara, membuat winger kiri harus bekerja lebih keras melawan bek kanan yang kualitasnya lebih merata.
Beberapa winger kiri top seperti Khvicha Kvaratskhelia dan Bradley Barcola beruntung memiliki bek kiri kelas dunia seperti Nuno Mendes di belakang mereka. Vinicius Junior juga tampil impresif saat Ferland Mendy berada di belakangnya. Namun, tidak semua winger kiri seberuntung itu. Banyak yang harus berjuang sendiri tanpa dukungan dari bek kiri yang mumpuni.
Kelangkaan winger kiri ini juga berdampak pada nilai pasar. Jika Paris Saint-Germain menilai Barcola lebih dari €100 juta (sekitar Rp1,7 Triliun), itu karena ia termasuk komoditas langka. Begitu pula dengan Nico Williams yang harganya bisa mencapai sembilan digit. Juventus mungkin membanderol Kenan Yildiz lebih mahal daripada Yan Diomande karena faktor kelangkaan, bukan semata-mata bakat.
Pada akhirnya, mungkin cara termurah untuk mendapatkan winger kiri kelas dunia adalah dengan merekrut bek kiri yang bisa meningkatkan performa winger kiri yang sudah ada. Karena di dunia sepak bola modern, winger kiri yang benar-benar istimewa justru lebih berharga daripada winger kanan—meskipun secara matematis seharusnya tidak demikian. Pertanyaannya, akankah sepak bola berevolusi untuk menghasilkan lebih banyak superstar di posisi ini?
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang