Perayaan malam Halloween selalu menjadi momen yang dinantikan banyak orang untuk berdandan unik atau berburu permen, termasuk para penggawa MLS yang juga memiliki rencana pribadi. Menariknya, operator liga mengambil langkah antisipatif yang tidak biasa ketika merancang kalender kompetisi musim 2026 dengan menawarkan opsi penyesuaian jam kickoff kepada klub-klub peserta.
Berdasarkan laporan yang dilansir dari ESPN FC, pihak liga memberikan keleluasaan bagi tim untuk menggeser jadwal pertandingan agar para pemain serta suporter bisa menikmati malam Halloween tanpa terganggu laga larut malam. Alih-alih tetap memakai jam 7:30 malam waktu setempat seperti biasanya, hampir seluruh pertandingan akhir pekan tersebut mengalami perombakan drastis.
Hanya ada satu laga yang tetap diselenggarakan pada slot prime-time standar, di mana Colorado Rapids dijadwalkan menjamu Chicago Fire. Sebagai bentuk apresiasi kepada suporter yang rela meninggalkan momen berburu permen demi datang ke stadion, klub tuan rumah bahkan menyiapkan kejutan unik berupa pembagian sekantong kentang seberat lima pon bagi penonton yang hadir.
Sementara itu, delapan pertandingan lainnya di hari Sabtu dimajukan lebih awal pada pukul 1:00 atau 2:00 siang waktu setempat, disusul enam laga tambahan yang dihelat pada hari Minggu. Penyesuaian ini disambut antusias oleh gelandang New York City FC, Keaton Parks, yang kini memiliki waktu luang lebih panjang untuk mempersiapkan kostum uniknya setelah tahun lalu sukses mencuri perhatian dengan berdandan sebagai karakter Big Bird.
Klub seperti Nashville SC juga memilih untuk mengosongkan agenda Sabtu malam dengan menjamu Red Bull New York pada hari Minggu sore. Keputusan tersebut memberikan kesempatan emas bagi kiper Amerika Serikat, Brian Schwake, untuk menikmati tradisi malam Halloween bersama putranya tanpa harus terikat jadwal ketat sepak bola.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang