Bek andalan Timnas Indonesia, Kevin Diks, tak kuasa menyembunyikan rasaherannya setelah melihat klubnya terjerembab di dasar klasemen sementara Borussia Monchengladbach. Skuad berjuluk Die Fohlen tersebut harus menelan pil pahit dengan rentetan kekalahan yang memalukan di awal musim.
Borussia Monchengladbach kini tercatat sebagai satu-satunya kontestan yang belum pernah mengecap kemenangan maupun meraih poin dalam enam pekan awal kompetisi. Tren negatif ini semakin diperparah setelah mereka takluk 1-2 dari Hoffenheim dalam pertandingan terakhir yang membuat atmosfer tim semakin kelam di bawah arahan pelatih Alexander Blessin.
"Kalah enam kali beruntun adalah hal berat, dan sulit untuk menunjuk hidung seseorang dan memahami kesalahan hari ini setelah peluit panjang," ungkap Kevin Diks dikutip dari laman resmi klub. Pemain berusia 30 tahun tersebut dengan kesatria mengakui bahwa performa keseluruhan timnya memang masih jauh dari kata cukup untuk bersaing.
Situasi pelik ini menuntut respons cepat dari seluruh elemen klub mengingat tekanan suporter yang semakin membara di tribune. Kegagalan mempertahankan momentum positif di lapangan, seperti saat sempat menyamakan kedudukan sebelum kembali kebobolan, menjadi PR besar yang harus segera diselesaikan oleh sang juru taktik.
Ujian berat berikutnya sudah menanti di depan mata ketika Die Fohlen harus bertandang ke markas Stuttgart pada pekan ketujuh akhir pekan mendatang. Kevin Diks menegaskan bahwa seluruh pemain wajib tetap bersatu, bekerja keras selama sepekan penuh, dan berjuang mati-matian demi mencuri poin perdana.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang