Kegagalan pahit harus ditelan oleh Timnas Vietnam dalam ajang bergengsi regional yang baru saja rampung. Berstatus sebagai salah satu kekuatan di Asia Tenggara, skuad asuhan Kim Sang Sik justru hancur lebur dan gagal memenuhi ekspektasi publik sepak bola setempat di ajang turnamen baru garapan FIFA.
Puncak kekecewaan tersebut terjadi ketika Golden Star Warriors gagal merebut tempat ketiga setelah takluk tipis 0-1 dari Malaysia. Hasil minor ini melengkapi rentetan performa jeblok yang membuat Patrik Le Giang dan rekan-rekan harus puas finis di peringkat keempat klasemen akhir turnamen, tertinggal jauh dari standar tinggi yang biasanya mereka miliki.
Menanggapi keterpurukan timnya, pelatih kepala asal Korea Selatan itu secara kesatria menolak lari dari kenyataan pahit. Ia dengan tegas menyatakan bahwa seluruh kegagalan dan hasil mengecewakan ini murni merupakan tanggung jawab penuh dirinya di hadapan para suporter setia.
"Turnamen ini adalah turnamen pertama bagi kami, dan kami finis di peringkat keempat. Atas hasil ini, sungguh sangat disayangkan dan mengecewakan bagi kami," ujar sang pelatih seusai pertandingan penentuan tersebut.
Performa Vietnam memang terlihat menurun drastis jika dibandingkan saat mereka mendominasi kawasan. Sepanjang turnamen, mereka hanya mampu mengamankan dua kemenangan tipis, yakni saat mengatasi perlawanan Filipina 1-0 serta membalikkan keadaan menjadi 4-2 ketika bersua Pakistan.
Kendati demikian, evaluasi besar-besaran langsung dicanangkan demi menatap masa depan tim. Sang juru taktik berjanji segera mengalihkan fokus untuk mempersiapkan skuad secara jauh lebih matang menyongsong agenda Piala Asia tahun depan agar mampu berbicara banyak.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang