Malam selasa di Highbury Stadium berubah menjadi panggung magis bagi Conor Haughey. Bek muda Fleetwood Town ini sukses mencetak penalti penentu yang memulangkan juara Premier League Arsenal dari ajang Carabao Cup lewat drama adu penalti 5-3, usai bermain imbang di waktu normal.

Eksekusi penalti kelima yang dilepaskan sang remaja meluncur deras ke pojok atas gawang, memicu invasi suporter ke lapangan hijau. Kejutan luar biasa ini langsung membuat ponsel Haughey dibanjiri notifikasi pesan dari kerabatnya di Belfast. Dilansir dari BBC Sport, ia mengaku momen tersebut terasa seperti mimpi yang sulit dipercaya begitu ia terbangun keesokan paginya.

Pemain timnas U-21 Irlandia Utara ini dengan percaya diri mengajukan diri sebagai eksekutor kelima. Ia menaklukkan kiper lawan setelah sebelumnya rekan setimnya, Jay Lynch, melakukan penyelamatan krusial. Keberhasilan menumbangkan raksasa Premier League yang terpaut 84 tangga di piramida sepak bola Inggris membuat Haughey bahkan tidak percaya saat ia memainkan video gim dan melihat pemain yang baru saja dikalahkannya berada di skuad timnya.

Kemenangan sejarah ini membawa Fleetwood melaju ke babak perempat final dengan penuh percaya diri. Pemain berusia 19 tahun tersebut kini menantikan hasil drawing selanjutnya dengan antusias tinggi. Ketika ditanya tim mana yang ingin ia hadapi berikutnya di kandang, Haughey menjawab dengan tegas bahwa ia ingin menghadapi Manchester City demi melanjutkan kejutannya.