Jeda internasional tiga pekan sering kali menjadi gurun kering bagi jurnalisme sepak bola, sebuah masa hampa tanpa aksi level klub yang memicu kreativitas di luar kebiasaan. Di tengah sepi kompetisi Premier League, sebuah proyek iseng lahir untuk mengisi kekosongan para suporter setia.

Dilansir dari FourFourTwo, game online berbasis draf bernama 442GOALS sukses mencuri perhatian publik pencinta bola global. Konsep permainannya sederhana namun menantang: pemain harus menyusun formasi klasik 4-4-2 dengan syarat total gol dari seluruh pemain yang dipilih harus pas menyentuh angka 442 gol di kasta tertinggi.

Angka tersebut terasa masuk akal karena rata-rata setiap pemain menyumbang 40 gol, di mana ketajaman mesin gol seperti Harry Kane atau Mohamed Salah harus menutupi kekurangan dari pemain bertahan atau penjaga gawang pilihan Anda. Keseimbangan antara pemain bintang dan legenda masa lalu menjadi kunci utama untuk menaklukkan tantangan taktis ini.

Awalnya, proyek ini hanya dikerjakan sebagai selingan malam hari oleh Mark White sebelum akhirnya meledak di media sosial. Angka penonton melesat hingga menembus ratusan ribu dalam waktu singkat, membuat sang kreator kewalahan menghadapi banjir pesan dari para pemain yang gemas membagikan skor akhir mereka.

Kini, permainan tersebut telah hidup dengan caranya sendiri, mulai dari tantangan menyusun skuad terburuk hingga percobaan mencetak lebih dari 1.000 gol. Game draf ini membuktikan bahwa kreativitas suporter selalu menemukan jalannya sendiri ketika panggung utama sepak bola sedang beristirahat.