Jalan menanjak yang ditempuh oleh Alex Scott untuk bisa menembus level tertinggi sama sekali tidak biasa. Gelandang andalan tim nasional Inggris dan Bournemouth tersebut harus melewati masa-masa mudanya dengan bolak-balik terbang dari Guernsey ke daratan Inggris demi berlatih di akademi klub besar seperti Bournemouth dan Southampton.
Sempat dilepas oleh akademi Southampton, Scott dihadapkan pada pilihan sulit untuk mencari klub akademi lain atau mengambil jalur yang sama sekali berbeda. Dilansir dari FourFourTwo, ia secara sadar memutuskan untuk pulang kampung dan langsung terjun bermain di kancah sepak bola senior di Kepulauan Channel demi mengembalikan kecintaannya pada si kulit bundar yang sempat pudar.
'Saya merasa masih bisa menjadi pesepak bola dan mendapat kesempatan lain, meski tahu itu tidak akan mudah,' kenang Scott. Ia merasa tidak lagi menikmati proses di akademi saat itu, dan keputusan kembali ke rumah terbukti menjadi titik balik krusial dalam perkembangan kariernya di atas lapangan hijau.
Pengalaman menghadapi para pemain senior yang jauh lebih matang secara fisik memberikan pelajaran berharga yang tidak didapatkannya di tim kelompok umur. Di tim muda, ia bebas mendribble bola sesuka hati, namun di level senior, hal tersebut langsung berbuah benturan fisik keras yang membentuk mental serta gaya bermainnya saat ini.
Pengalaman tempaan keras di Guernsey tersebut membantunya secara signifikan ketika ia kemudian bergabung dengan Bristol City dan sukses menembus tim utama sebelum akhirnya melangkah ke panggung Premier League. Momen-momen di awal kariernya membentuk kebebasan bermain yang kini menjadi ciri khas permainannya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang