Dunia hiburan Inggris sedang diramaikan oleh aksi komedian terkenal yang juga dikenal sebagai pendukung fanatik Arsenal. Dalam perbincangannya dengan FourFourTwo, sang komedian membagikan cerita kocak seputar perjalanan hidupnya yang tidak bisa dilepaskan dari Meriam London. Mulai dari pengaruh mendiang sang ayah hingga pengalaman canggung bertemu para legenda klub, kisah hidupnya sebagai seorang suporter ternyata sama menghiburnya dengan materi panggung yang ia bawakan.

Kecintaannya pada klub bermarkas di London Utara itu berakar dari ayahnya yang merupakan imigran asal Sri Lanka. Sang ayah bahkan sempat mengelola sebuah pub bernuansa khusus klub tersebut di East Grinstead, tempat para pelanggan berkumpul untuk menyaksikan emosi meluap-luap sang ayah saat menonton pertandingan. Kenangan masa kecilnya juga diwarnai momen ajaib ketika menyaksikan aksi luar biasa dari Cesc Fabregas muda yang mencetak gol sensasional dari garis tengah lapangan dalam kemenangan telak di ajang Piala FA Junior tahun 2003 silam.

Meski mengidolai sosok legendaris seperti Ian Wright, ia justru mengaku pernah mengalami momen paling canggung saat tak sengaja bertemu idolanya itu dalam kondisi mabuk ringan di sebuah bar hotel. Alih-alih mendapatkan kesan pertama yang keren, ia justru melontarkan obrolan garing yang membuatnya menyesal setengah mati hingga harus meminta bantuan orang lain untuk menyampaikan permohonan maaf kepada sang legenda.

Sisi humoris pria asal Crawley ini juga terlihat ketika ia mengenang pengalaman bermain sepak bola amatir semasa menjadi guru. Ia sempat dipaksa turun sebagai pemain pengganti dalam pertandingan tahunan antara staf dan siswa, namun justru menendang bola melayang jauh di atas mistar gawang. Kegagalan tersebut membuatnya menerima ejekan luar biasa dari para murid hingga ia harus mengisolasi diri di ruang guru selama seminggu penuh.

Dalam susunan impian lima pemain pilihannya, ia memilih memadukan gaya bermain tangguh bersama legenda lini belakang klub serta menempatkan maestro Brasil di lini depan untuk menciptakan kombinasi yang menghibur. Perjalanan hidupnya sebagai seorang suporter membuktikan bahwa menjadi bagian dari tribun penonton tidak pernah lepas dari cerita-cerita absurd yang mengocok perut.