Dunia tinju kembali dihebohkan dengan pernyataan kontroversial dari co-founder MVP, Nakisa Bidarian. Ia meyakini bahwa Jake Paul sebenarnya memiliki peluang besar untuk menumbangkan mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua. Asalkan, persiapan yang dilakukan benar-benar matang melalui training camp yang ideal, bukan keputusan mendadak yang diambil dalam tempo singkat.

Seperti diketahui, bentrokan tersebut terjadi pada Desember lalu ketika Paul mengambil langkah paling berisiko dalam karier tinjunya. Dilansir dari Sky Sports, pertarungan itu harus disetujui hanya dalam waktu tiga minggu persiapan saja. Akibatnya, ia harus menerima kenyataan pahit mengalami patah rahang di dua tempat, kehilangan beberapa gigi, dan harus memasang dua plat titanium di mulutnya setelah dihentikan Joshua pada ronde keenam.

Kendati demikian, pihak manajemen tetap membela performa sang petarung di atas ring. Bidarian menegaskan bahwa Paul mampu mendaratkan beberapa pukulan telak ke arah Joshua. Kegagalan di laga tersebut murni karena faktor waktu persiapan yang sangat singkat, ditambah situasi sebelumnya di mana ia sempat memotong berat badan untuk rencana duel melawan Gervonta Davis sebelum akhirnya mendadak harus menghadapi lawan yang jauh lebih berat secara alami.

Menatap masa depan, Paul dikabarkan akan segera naik ring kembali di Dubai pada malam Natal mendatang. Sejumlah nama besar kini masuk dalam radar kandidat lawan berikutnya, termasuk mantan petarung UFC Darren Till yang disebut-sebut berada di dalam daftar pendek promotor. Pertarungan ini akan menjadi ujian perdana bagi sang Youtuber setelah menepi selama kurang lebih tiga belas tahun atau tepatnya setahun pasca kekalahan berat tersebut.

Pihak manajemen kini tengah mengerucutkan pilihan pada tiga hingga empat nama petarung potensial dengan tingkat komersial dan level kompetitif yang sepadan. Pengumuman resmi mengenai siapa lawan yang akan dihadapi dijadwalkan bakal dirilis dalam dua minggu ke depan untuk mengobati kerinduan para penggemar tinju dunia.