Ruang ganti Manchester United mendadak memanas setelah hasil memalukan tersaji di tanah Italia. Pelatih Michael Carrick dan sang kapten Bruno Fernandes terlibat perang urat saraf secara terbuka seusai tim mereka dihajar Como dengan skor telak 4-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Setan Merah yang kini sudah menelan lima kekalahan dari 11 pertandingan awal musim ini. Tekanan hebat langsung menghujam kubu tamu, terlebih setelah Bruno Fernandes yang ditarik keluar pada menit ke-67 secara terbuka mempertanyakan keputusan taktik staf pelatih yang dinilai tidak menerapkan pressing ketat satu lawan satu sehingga meninggalkan banyak celah di lini belakang.
Menanggapi kritik sang kapten dalam konferensi pers pascalaga, juru taktik berusia 45 tahun itu langsung memberikan balasan menohok. Michael Carrick menegaskan bahwa timnya sempat mencoba taktik pressing separuh orang per orang di paruh kedua, namun justru berujung kebobolan gol akibat kegagalan skema tersebut.
Situasi di ruang ganti kian runyam ketika sang pelatih melontarkan kritik keras kepada mentalitas para pemainnya di atas lapangan hijau. Menurutnya, sebagus apapun sistem atau taktik yang diterapkan oleh staf kepelatihan, kemenangan tidak akan pernah bisa diraih jika para pemain malas berlari baik saat membantu serangan maupun ketika harus turun membantu lini pertahanan.
Rentetan hasil buruk yang membuat Setan Merah kini melewati tujuh laga beruntun tanpa kemenangan membuat posisi sang juru taktik berada di ujung tanduk. Dilansir dari ESPN FC, kontrak dua tahun yang baru diteken pada bulan Mei lalu setelah finis di peringkat ketiga Premier League kini tampak tidak lagi mampu meredam tekanan pemecatan yang kian nyata.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang