Jean-Philippe Mateta kembali menjadi sorotan di Crystal Palace. Dengan sisa kontrak 10 bulan, penyerang asal Prancis itu menggugat klausul perpanjangan kontraknya ke Premier League dan FIFA, memicu ketegangan di bursa transfer.
Menurut laporan BBC Sport, Mateta mengklaim bahwa tahun terakhir kontraknya tidak sah secara hukum karena merupakan opsi perpanjangan yang diaktifkan klub. Meski begitu, FIFA menolak menangani kasus ini, dan Mateta tetap terikat kontrak dengan Palace, mengindikasikan gugatannya tidak berhasil.
Manajer Palace, Oliver Glasner, tetap memainkan Mateta dalam laga pembuka Premier League melawan Everton. Hal ini menunjukkan hubungan keduanya tidak rusak total, meski masa depan pemain berusia 29 tahun itu kini tidak pasti.
Palace kini dihadapkan pada dilema: menjual Mateta di bursa transfer ini atau kehilangan dia secara gratis. Dengan minat dari Aston Villa, keputusan sulit harus segera diambil sebelum jendela transfer ditutup.
Meski sempat menjadi pahlawan setelah mencetak gol kemenangan di Liga Conference, dukungan fans mulai pudar. Pengacara ketenagakerjaan Libby Payne menyebut tantangan seperti ini jarang berhasil, memberi sinyal bahwa Palace mungkin lebih memilih melepas Mateta daripada mempertahankan pemain yang tidak bahagia.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang