Aksi kontroversial terjadi di ajang Denmark Open 2026 ketika An Se Young tengah menikmati momen kebahagiaannya usai mengangkat trofi juara. Alih-alih membiarkan sang bintang merayakan kemenangan di atas lapangan, panitia penyelenggara justru memadamkan lampu ruangan secara tiba-tiba karena jadwal pertandingan berikutnya yang dianggap sudah mendesak. Sontak, keputusan tersebut langsung memicu gelombang kritik pedas dari para pecinta bulu tangkis di berbagai penjuru dunia yang memadati lini masa media sosial.

Momen janggal ini dengan cepat beredar luas dan menuai kecaman karena dinilai mencederai sportivitas serta apresiasi terhadap atlet elite. Banyak warganet menyuarakan kekecewaan mereka, menegaskan bahwa seorang juara sekelas An Se Young berhak mendapatkan waktu yang layak untuk menikmati hasil kerja kerasnya setelah melalui duel melelahkan. "Setidaknya kalian bisa membiarkannya menikmati kemenangan setelah pertandingan yang melelahkan itu," tulis salah satu warganet mengekspresikan kekesalannya atas insiden yang mencoreng jalannya turnamen bergengsi tersebut.

Tak berhenti sampai di situ, sorotan publik juga mengarah pada buruknya kondisi fasilitas lapangan yang membahayakan keselamatan para pebulu tangkis dunia. Sepanjang laga final yang mempertemukan An Se Young dengan Akane Yamaguchi, kedua atlet top dunia itu sempat beberapa kali terpeleset akibat permukaan lapangan yang licin. Warganet menyoroti dugaan keterlibatan anak-anak dalam proses pembersihan lantai lapangan, yang dinilai tidak memenuhi standar keselamatan profesional dan membutuhkan keterampilan khusus dari tenaga dewasa berpengalaman.

Kritik tajam yang dilayangkan oleh publik sama sekali bukan bermaksud untuk merendahkan pihak anak-anak yang bertugas, melainkan bentuk tuntutan profesionalisme kepada pihak panitia pelaksana. Keselamatan para pemain bintang seperti Akane Yamaguchi dan rivalnya jelas harus menjadi prioritas utama agar insiden serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Pertandingan bulu tangkis level tinggi menuntut standar operasional yang presisi, terutama menyangkut kelayakan arena tempat para atlet mempertaruhkan fisik mereka.

Kemelut di luar lapangan ini sebenarnya merupakan buntut dari pertarungan sengit di partai puncak Denmark Open 2026 pada Minggu (18/10). An Se Young sukses mengunci gelar juara sekaligus mempertahankan tahtanya setelah berjuang memeras keringat mengalahkan Akane Yamaguchi lewat drama tiga gim menegangkan dengan skor akhir 21-23, 21-14, dan 21-18.