Badai besar tengah menghantam Manchester United setelah start buruk musim ini yang berujung pada kekalahan menyakitkan di ajang Liga Champions kontra Atletico Madrid. Hasil minor tersebut memperpanjang rentetan tanpa kemenangan Setan Merah menjadi lima pertandingan beruntun, sekaligus memicu perang saudara di internal klub yang selama ini coba ditutupi rapi.

Situasi semakin panas tatkala bek tangguh Lisandro Martinez melontarkan kritik terbuka yang sangat pedas terhadap strategi transfer manajemen dan direktur sepak bola. Dilansir dari FourFourTwo, ketegangan langsung merembes ke ruang ganti hingga dikabarkan terjadi konfrontasi antar-pemain dalam penerbangan pulang ke Manchester, sebuah indikasi nyata bahwa kendali tim sudah mulai lepas dari genggaman sang pelatih.

Tekanan luar biasa kini mengarah langsung kepada Michael Carrick yang dinilai tidak memiliki profil kepemimpinan bertangan besi layaknya manajer top dunia. Gaya kepelatihan yang tenang dan cenderung pasif dianggap tidak lagi mempan menghadapi ego pemain bintang yang tengah frustrasi melihat performa klub yang terus merosot di papan klasemen.

Rekor dua kemenangan dari sembilan pertandingan di semua kompetisi, tersingkir lebih cepat dari Piala Liga, serta kesulitan bersaing di papan atas Premier League mempertegas hilangnya taji Setan Merah. Pendekatan persuasif yang dulu sukses menyelamatkan musim lalu kini kehilangan efektivitasnya ketika tim dihadapkan pada tuntutan kompetitif yang jauh lebih kejam.

Dengan deretan nama pelatih top mulai dikaitkan sebagai calon pengganti, masa depan juru taktik asal Inggris itu di kursi kepelatihan tampak berada di ujung tanduk. Goodwill dari publik Old Trafford dipastikan tidak akan mampu menyelamatkan posisinya jika budaya ruang ganti yang retak ini gagal disatukan kembali dalam waktu dekat.