Thomas Kristensen akhirnya menginjakkan kaki di Zingonia, markas latihan Atalanta, untuk menjalani serangkaian tes medis. Bek asal Denmark itu menjadi rekrutan anyar La Dea dengan nilai transfer mencapai €22 juta plus bonus €3 juta, atau setara dengan sekitar Rp425 miliar.

Kedatangan pemain berusia 24 tahun ini disambut hangat oleh para pendukung yang sudah menanti di sekitar fasilitas latihan. Dalam video yang beredar, Kristensen sempat menyapa seorang fans cilik dan memberikan jempol sebelum bergegas menjalani pemeriksaan kesehatan. Setelah tes medis rampung, ia dijadwalkan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun.

Perjalanan Kristensen di Serie A dimulai pada 2023 ketika Udinese membawanya dari Aarhus dengan mahar €5 juta. Selama dua musim membela Udinese, ia tampil dalam 81 pertandingan kompetitif di semua ajang, mencetak empat gol dan satu assist. Performa konsistennya di lini belakang Friulani membuat Atalanta berani menggelontorkan dana besar untuk mengamankan jasanya.

Kesepakatan antara kedua klub juga mencakup klausul tambahan, di mana Udinese akan mendapatkan 10 persen dari penjualan berikutnya jika Kristensen suatu saat hengkang dari Bergamo. Hal ini menunjukkan keyakinan Udinese bahwa nilai sang bek akan terus meningkat di bawah arahan pelatih anyar Atalanta.

Kehadiran Kristensen bukan tanpa alasan. Ia direkrut sebagai pengganti jangka panjang bagi Berat Djimsiti, yang setelah satu dekade membela La Dea memutuskan bergabung dengan Al-Diriyah FC. Dengan postur menjulang dan kemampuan membaca permainan, Kristensen diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan bek asal Swiss tersebut.

Langkah ini juga menjadi sinyal ambisi Atalanta untuk tetap kompetitif di papan atas Serie A dan kancah Eropa. Dengan tambahan amunisi baru di lini pertahanan, pelatih Gian Piero Gasperini kini punya lebih banyak opsi untuk merotasi skuadnya. Apakah Kristensen mampu langsung tampil impresif dan membawa Atalanta bersaing memperebutkan scudetto? Kita tunggu saja aksinya di musim 2026/2027.