Siklus lama di Old Trafford seolah kembali berputar. Harapan besar yang sempat membuncah di bawah naungan Michael Carrick kini perlahan meredup menyusul awal musim yang jauh dari kata memuaskan bagi Manchester United. Tekanan kini mulai menghujani sang juru taktik setelah Setan Merah hanya mampu mengemas dua kemenangan dari tujuh pertandingan awal di semua kompetisi. Situasi ini mengingatkan publik pada era kepelatihan sebelumnya yang kerap diwarnai pemecatan di tengah jalan.
Bayang-bayang pemecatan yang menimpa Erik ten Hag dan Ruben Amorim kini mengintai Carrick. Padahal, ia sempat mencatatkan catatan impresif musim lalu usai ditunjuk sebagai pelatih interim pada Januari, membawa tim finis di peringkat ketiga dan mengamankan tiket Liga Champions. Namun, memori manis itu seketika luntur usai kekalahan mengejutkan dari tim promosi Hull City di laga pembuka, disusul hasil minor di ajang Piala Liga Inggris melawan Brighton & Hove Albion.
Di sisi lain, mantan gelandang Timnas Inggris tersebut berdalih bahwa timnya kerap dinaungi ketidakberuntungan dan berada di sisi yang salah dari margin tipis pertandingan. Statistik lanjutan memang menunjukkan beberapa sisi positif, di mana United menduduki peringkat keempat dalam catatan expected goals (xG). Meski demikian, minimnya aktivitas belanja pemain di bursa transfer akibat jeratan beban finansial klub membuat kedalaman skuad dinilai masih tertinggal dari para rival tradisional di papan atas Premier League.
Jeda internasional sempat mengalihkan sorotan media berkat drama hukum yang melibatkan Manchester City, memberikan sedikit ruang bernapas bagi Old Trafford. Kendati demikian, ujian berat sesungguhnya baru akan dimulai saat kompetisi kembali bergulir. Laga kandang menjamu Tottenham Hotspur akhir pekan ini akan menjadi tolok ukur krusial bagi masa depan sang pelatih.
Manajemen klub kabarnya belum mengambil langkah ekstrem mengingat tingginya biaya kompensasi pemecatan manajer dalam dua musim terakhir. Namun, rangkaian jadwal neraka yang menanti di depan mata—termasuk lawatan ke markas Atletico Madrid hingga duel kontra Chelsea—membuat posisi Carrick berada di ujung tanduk jika tren negatif ini terus berlanjut.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang