Menanti selama seperempat abad demi sebuah kemenangan kandang di kasta tertinggi akhirnya terbayar lunas bagi Coventry City. Di bawah arahan Frank Lampard, publik tuan rumah disuguhi pesta gol 4-1 saat menjamu Newcastle United dalam duel sengit hari Senin. Catatan emosional ini sekaligus mengakhiri dahaga gol kandang Premier League sejak April 2001 silam di stadion lama mereka.
Petaka bagi tim tamu sudah dimulai ketika laga baru berjalan enam menit. Kesalahan kiper Lukás Hornícek dalam mengantisipasi bola berujung hukuman penalti, yang dengan tenang dieksekusi sempurna oleh Jack Rudoni. Tertinggal cepat membuat moral skuad asuhan Eddie Howe goyah, sementara tuan rumah tampil semakin agresif memanfaatkan celah di lini belakang lawan.
Memasuki paruh kedua, kejutan belum berhenti. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Sidiki Cherif sukses menggandakan keunggulan tuan rumah lewat tendangan terarah yang melewati kerumunan pemain belakang lawan. Meski Sven Botman sempat memperkecil ketertinggalan bagi tim tamu lewat sepakan kerasnya di menit ke-70, mental baja tuan rumah sama sekali tidak runtuh.
Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang tim tamu justru kembali bobol di penghujung laga. Gol dari Ellis Simms yang memanfaatkan kemelut serta sontekan manis pemain pengganti Stephen Mfuni memastikan kemenangan telak empat gol tanpa ampun. Tiga poin krusial ini sukses mengangkat posisi tuan rumah keluar dari zona merah klasemen sementara.
Tambahan kemenangan beruntun ini membuat poin mereka kini sejajar dengan Manchester United. Dilansir dari ESPN FC, malam bersejarah di Coventry Building Society Arena ini membuktikan bahwa tangan dingin sang manajer mulai membuahkan hasil nyata dalam misi menyelamatkan tim dari ancaman degradasi.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang