Lazio dilaporkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk merekrut gelandang Inter Milan, Davide Frattesi. Kabar yang berkembang di Italia menyebut kedua klub telah menyepakati formula transfer dengan nilai total sekitar Rp255 miliar (€15 juta), yang terbagi dalam biaya pinjaman dan kewajiban pembelian.
Menurut laporan Fabrizio Romano dan sejumlah sumber lainnya di Italia, Lazio telah mengajukan proposal baru pada Jumat pagi. Proposal tersebut mencakup biaya pinjaman dan kewajiban membeli pemain berusia 26 tahun itu secara permanen. Namun, satu hal yang masih menjadi pembahasan adalah pemicu yang akan mengaktifkan kewajiban pembelian tersebut.
Kepindahan ini akan menjadi langkah besar bagi Lazio yang tengah berjuang di tengah musim yang sulit. Tim asuhan Gennaro Gattuso menghadapi protes besar dari para pendukung terhadap pemilik klub, Claudio Lotito. Larangan transfer musim panas lalu, yang kemudian diikuti dengan kebijakan neraca bersih, membuat Lazio kesulitan memperkuat skuad secara signifikan.
Kehadiran Frattesi di lini tengah diharapkan bisa meningkatkan kualitas permainan Lazio, yang musim ini kes kesulitan bersaing di papan atas. Gelandang asal Italia itu dikenal dengan kemampuan menyerang dari lini kedua, visi bermain, dan energi yang tinggi di lapangan tengah. Ia bisa menjadi kunci untuk memperbaiki performa tim yang saat ini berada di posisi tengah klasemen.
Masih ada pertanyaan mengenai syarat yang akan mengaktifkan kewajiban pembelian. Beberapa spekulasi menyebut Lazio harus finis di posisi tertentu di klasemen akhir musim untuk memicu transfer permanen. Namun, peluang Lazio untuk lolos ke kompetisi Eropa musim ini dinilai tipis, sehingga syarat tersebut mungkin tidak realistis. Alternatifnya, kewajiban pembelian bisa dipicu oleh jumlah penampilan Frattesi di musim ini atau posisi Lazio di tabel liga.
Kesepakatan ini masih menunggu finalisasi, tetapi kabar positif datang dari negosiasi yang terus berjalan. Jika transfer ini tuntas, Frattesi akan menjadi rekrutan penting bagi Lazio untuk membangun kembali kejayaan mereka. Inter sendiri tampaknya terbuka untuk melepas pemain yang jarang menjadi starter reguler musim ini, mengingat kedalaman skuad mereka di lini tengah.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang