Malam kepulangan yang seharusnya emosional berubah menjadi mimpi buruk bagi LeBron James ketika ia gagal tampil maksimal di hadapan publik lama. Sang megabintang hanya mampu mengemas delapan poin dalam kekalahan telak 119-95 yang diderita oleh Philadelphia 76ers dari tangan Cleveland Cavaliers pada ajang turnamen NBA Cup.

Catatan minor ini menjadi momen langka di mana pemain berusia 41 tahun tersebut hanya mampu mencetak poin dalam digit tunggal untuk kesepuluh kalinya sepanjang 1.630 pertandingan musim reguler. Sepanjang 31 menit di atas lapangan, ia kesulitan menemukan ritme terbaiknya dengan hanya memasukkan tiga tembakan dari 12 percobaan, gagal dalam empat upaya lemparan tiga angka, serta harus rela kehilangan bola sebanyak enam kali melalui turnovers.

Tekanan dari tribun penonton langsung terasa sejak awal laga ketika sorohan cemoohan mewarnai setiap sentuhan bola sang bintang di paruh pertama pertandingan. Berbeda dari kunjungan musim lalu yang dihiasi video penghormatan emosional, publik tuan rumah kali ini tidak memberikan tributes khusus kepada peraih empat cincin juara tersebut, menyusul keputusannya bergabung dengan Philadelphia pada bursa transfer musim panas lalu ketimbang kembali untuk periode ketiga di Cleveland.

Pelatih kepala Nick Nurse tidak menutup-nutupi performa buruk timnya yang datang dengan status rekor terbaik di liga namun harus rela rekornya merosot menjadi 8-2. Dilansir dari Sky Sports, sang pelatih mengakui bahwa skuad asuhannya tampil kurang bertenaga dan langsung mengalihkan fokus untuk segera bangkit menghadapi pertandingan selanjutnya melawan Chicago Bulls.

Secara historis, kekalahan ini melengkapi tren negatif sang pemain veteran dalam lawatan terakhirnya ke markas lama. Meski memiliki catatan impresif 9 kemenangan berbanding 5 kekalahan saat bertandang ke Cleveland, ia kini harus menelan pil pahit dalam tiga kunjungan terakhirnya ke Rocket Mortgage FieldHouse sebelum dijadwalkan kembali pada 1 Maret mendatang.