Bek tangguh Lisandro Martinez akhirnya buka suara setelah melontarkan kritik pedas kepada jajaran manajemen Manchester United. Badai kritik tersebut muncul menyusul kekalahan telak 0-2 dari Atletico Madrid di ajang Liga Champions, di mana sang pemain menyoroti kurangnya investasi klub pada bursa transfer.
Pemain asal Argentina itu secara khusus sempat menyeret direktur teknik Jason Wilcox dalam komentarnya yang memantik perhatian publik sepak bola. Namun, selang sehari setelah pernyataan kontroversial itu bergulir panas, ia memilih merilis klarifikasi terbuka melalui akun Instagram pribadinya untuk meluruskan situasi.
Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa luapan emosi tersebut keluar dalam kondisi dipenuhi amarah serta rasa frustrasi mendalam atas hasil minor tim. Ia menegaskan bahwa seluruh reaksi kerasnya murni lahir dari gairah besar dan rasa sakit mendalam ketika melihat klub sebesar Setan Merah kesulitan di level tertinggi Eropa.
Menariknya, di balik penjelasan panjang lebar tersebut, sama sekali tidak terselip kalimat permintaan maaf yang ditujukan kepada para petinggi klub. Mantan pilar Ajax Amsterdam ini justru menegaskan bahwa standar tinggi dan tuntutan ambisi besar adalah harga mati bagi siapa pun yang mengenakan jersey kebesaran klub.
Pada akhirnya, ia memilih mengalihkan fokus penuh untuk memikul tanggung jawab di atas lapangan hijau bersama rekan setim dan pelatih. Tekad utamanya tetap bulat, yakni mengerahkan kemampuan terbaik demi membawa kembali kejayaan bagi suporter setia di Old Trafford.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang