Bek Manchester United, Lisandro Martinez, akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka setelah melontarkan kritik pedas terhadap jajaran petinggi klub. Komentar kontroversial tersebut diungkapkan sang pemain usai kekalahan Setan Merah atas Atletico Madrid di ajang Champions League, di mana ia menilai skuad tim saat ini tidak cukup mumpuni untuk mendukung kinerja pelatih.

Situasi panas di internal klub langsung memicu reaksi cepat dari manajemen. Setelah melalui pembicarakan intensif pada hari Kamis, bek asal Argentina tersebut merilis pernyataan resmi untuk meredakan ketegangan. Berdasarkan laporan BBC Sport, selain menyampaikan permintaan maaf, pemain berusia 28 tahun itu juga dipastikan mendapat sanksi tegas berupa denda finansial atas tindakan indisipliner yang dilakukannya.

Ledakan emosi ini semakin menambah tekanan bagi skuad asuhan pelatih Michael Carrick yang tengah kesulitan menemukan konsistensi musim ini. Saat ini, Setan Merah masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Premier League dengan raihan enam poin dari enam pertandingan, serta baru mengemas dua kemenangan dari sembilan laga di semua kompetisi.

Tekanan di pundak Carrick dipastikan semakin berat menjelang lawatan krusial menghadapi rival abadi, Leeds United, di Elland Road pada akhir pekan ini. Sang manajer dijadwalkan bakal menghadapi awak media dalam konferensi pers hari Jumat untuk meredam spekulasi liar yang menyebut ruang ganti tim sedang berada dalam kekacauan besar.

Kontrak Martinez sendiri diketahui akan berakhir pada penghujung musim ini, meski klub masih memiliki opsi perpanjangan otomatis selama satu tahun ke depan. Badai kritik dan polemik internal ini tentu menjadi ujian mental tersendiri bagi ruang ganti United untuk bangkit dari keterpurukan di awal musim.