Badai yang sempat mengguncang ruang ganti Manchester United akhirnya mulai mereda setelah Lisandro Martinez secara terbuka menyampaikan permintaan maaf resminya. Bek tangguh asal Argentina itu sebelumnya menjadi sorotan tajam usai melontarkan kritik pedas kepada jajaran direksi klub, khususnya direktur sepak bola Jason Wilcox, pascalaga krusial melawan Atletico Madrid yang berakhir dengan kekalahan 0-2.

Dilansir dari ESPN FC, kekesalan Martinez memuncak karena ia merasa pelatih Michael Carrick tidak mendapatkan dukungan penuh di bursa transfer musim panas lalu. Sinyal ketidakpuasan ini langsung direspons cepat oleh petinggi Setan Merah dengan menggelar pertemuan tertutup di tempat latihan klub pada hari Kamis, melibatkan sang pemain, jajaran direksi, hingga sang juru taktik guna meluruskan atmosfer tim.

Dalam pernyataan resminya melalui media sosial, bek berusia 28 tahun tersebut mengakui bahwa emosi dan intensitas tinggi yang ia miliki dalam memandang sepak bola telah membawanya pada keputusan yang keliru. Rasa frustrasi mendalam usai menelan kekalahan pahit membuat Martinez meluapkan unek-unek di waktu serta tempat yang tidak tepat, sebuah tindakan yang langsung ia sesali setelah melakukan evaluasi bersama manajemen.

Meskipun pihak klub memilih bungkam terkait ada atau tidaknya sanksi resmi, sumber internal meyakini bahwa sang pemain tetap dijatuhi hukuman denda atas insiden tersebut. Kendati demikian, manajemen menilai masalah ini sudah tuntas sepenuhnya dan situasi di dalam skuad kini telah kembali kondusif jelang lawatan penting ke markas Leeds United.

Dengan situasi yang sudah mencair dan komunikasi yang berjalan terbuka, kehadiran Martinez di lini belakang tentu masih sangat dibutuhkan untuk mendongkrak performa tim di papan klasemen. Sang pemain kini dipastikan sudah bisa kembali tersedia untuk diturunkan dalam laga akhir pekan di Elland Road apabila pelatih memutuskan untuk memasukkannya ke dalam susunan pemain utama.