Tekanan besar kini tengah menghinggapi kursi kepelatihan Fulham setelah awal musim yang compang-camping di Premier League. Start tanpa kemenangan dalam enam pertandingan awal membuat posisi sang manajer tersudut di dasar klasemen sementara. Tragedi kekalahan menyakitkan di Portman Road akhir pekan lalu dari Ipswich Town semakin membakar atmosfer panas di Craven Cottage.
Meski badai kritik menghantam deras, eks penyerang tajam Louis Saha meminta manajemen klub untuk tidak gegabah mengambil keputusan memecat sang juru taktik. Dilansir dari FourFourTwo, pria asal Prancis tersebut menilai bahwa memecat pelatih di awal musim bukanlah solusi terbaik bagi kestabilan tim yang sedang mencari identitas baru.
Musim panas lalu, kursi kepelatihan beralih tangan menyusul kepergian Marco Silva. Adaptasi dengan gaya bermain baru terbukti tidak mudah bagi skuad yang sebelumnya sudah mapan selama bertahun-tahun di bawah fondasi taktik lama. Saha mengakui bahwa transisi semacam ini membutuhkan waktu dan kesabaran ekstra dari para suporter setia.
Rumor miring mulai berhembus kencang, termasuk nama pelatih lain yang dikaitkan dengan posisi di London Barat tersebut. Namun, Saha dengan tegas menolak gagasan pergantian manajer kilat karena hanya akan memperkeruh situasi internal tim yang sedang berjuang menemukan sentuhan terbaiknya.
Ujian berat berikutnya sudah menanti di depan mata saat menjamu lawan akhir pekan nanti. Saha tetap optimistis bahwa momentum kebangkitan bisa segera dimulai, asalkan seluruh elemen klub tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada staf pelatih saat ini.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang