Situasi panas tengah melanda Continassa setelah hasil minor yang didapat Si Nyonya Tua tengah pekan lalu. Pelatih Luciano Spalletti mengambil langkah tegas dengan memboyong seluruh skuadnya masuk ke dalam masa pemusatan latihan tertutup atau ritiro di J Hotel jelang laga krusial akhir pekan ini. Keputusan ini diambil bukan sebagai bentuk hukuman, melainkan cara sang juru taktik merapatkan barisan jelang duel sengit kontra Napoli di Allianz Stadium.
Dilansir dari Football Italia, langkah tidak biasa ini langsung direspons positif oleh para penggawa Bianconeri, termasuk para pemain yang sedang masuk ruang perawatan medis. Kapten tim Manuel Locatelli bersama Kenan Yildiz dan Khephren Thuram dilaporkan langsung bergegas merapat ke Continassa demi bisa bergabung bersama rekan-rekan setimnya. Tercatat hanya Kamil Grabara satu-satunya pemain yang absen karena masih harus menjalani proses pemulihan pasca operasi lutut di Polandia.
Atmosfer serius ini tercipta menyusul kekalahan menyakitkan 0-2 dari Genoa pada Rabu lalu, sebuah hasil negatif yang langsung membuat sang pelatih melontarkan permintaan maaf terbuka kepada para pendukung setia. Tekanan kian meningkat mengingat posisi di papan atas sangat ketat, di mana Juventus kini mengantongi poin 14, setara persis dengan calon lawan mereka, Partenopei. Spalletti sendiri menegaskan bahwa keputusan menginap bersama ini murni untuk membangun kebersamaan tanpa ada batasan aturan ketat yang mengekang.
Bagi pelatih berusia 67 tahun tersebut, kebijakan ritiro bukanlah hal yang sering ia gunakan sebagai instrumen pendisiplinan pemain. Terakhir kali ia menerapkan metode serupa terjadi pada April 2022 silam ketika masih membesut Napoli, usai timnya secara mengejutkan membuang keunggulan dua gol dan takluk 3-2 dari Empoli. Kali ini, perbedaan mencolok terlihat dari durasi menginap yang mewajibkan seluruh anggota tim tinggal bersama tanpa boleh pulang hingga hari pertandingan tiba.
Meski mengambil tindakan isolasi tim, sang pelatih tetap menunjukkan kepercayaan penuh kepada anak asuhnya tanpa memberlakukan pembatasan perilaku yang berlebihan. Laporan media setempat menyebutkan bahwa situasi internal tetap kondusif, di mana hanya Gleison Bremer dan Francisco Conceição saja yang sempat mendapatkan catatan kedisiplinan belakangan ini. Kini, seluruh mata tertuju ke lapangan hijau untuk melihat apakah strategi kumpul bersama ini mampu mendongkrak performa tim menghadapi ujian berat.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang