Tekanan hebat kini tengah mengarah ke pundak Luciano Spalletti setelah Juventus menelan kekalahan memalukan 0-2 dari Genoa di Stadion Luigi Ferraris. Hasil minor dari tim papan bawah tersebut membuat posisi sang allenatore semakin berada di ujung tanduk, terlebih setelah Bianconeri tampil tanpa daya juang yang memadai sepanjang 90 menit pertandingan Serie A.
Gawang Si Nyonya Tua jebol akibat aksi Kingsley Ehizibue dan Tommaso Baldanzi yang memanfaatkan celah lini belakang. Juventus sempat mencoba bangkit di sisa laga, termasuk peluang dari sepakan bebas Teun Koopmeiners yang membentur mistar gawang, namun hal tersebut sudah terlambat untuk menghindarkan tim dari kekalahan tandang yang menyakitkan.
Selepas pertandingan, Spalletti tidak menutup-nutupi kekecewaannya dan secara terbuka melontarkan permintaan maaf kepada para suporter setia. Ia menyoroti lemahnya mentalitas bertanding anak asuhnya yang kalah dalam setiap duel fisik di seluruh area lapangan, sebuah masalah klasik yang terus berulang sejak awal musim kompetisi.
"Kami harus meminta maaf kepada para suporter atas performa ini. Sulit menerima level lari dan intensitas tantangan seperti tadi karena kami kalah dalam duel di lini serang maupun bertahan," ungkap Spalletti kepada DAZN Italia dengan nada geram.
Situasi ini jelas menjadi alarm darurat bagi Juventus yang akhir pekan ini harus melakoni ujian berat menghadapi mantan klub Spalletti yaitu Napoli. Kedua kesebelasan saat ini sama-sama mengoleksi 14 poin di klasemen sementara, sehingga kekalahan berikutnya bisa berakibat fatal bagi masa depan sang pelatih di Turin.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang