Kemenangan meyakinkan berhasil diamankan oleh Juventus ketika mereka bertandang ke markas Lecce dengan skor 2-0 dalam lanjutan kompetisi Serie A. Gol dari Weston McKennie dan lesakan perdana Douglas Luiz di babak pertama memastikan raihan poin penuh bagi Bianconeri di Stadion Via Del Mare. Hasil ini tentu menjadi obat penawar luka yang manjur setelah pekan lalu mereka sempat dibuat tak berkutik saat takluk tiga gol tanpa balas dari Lazio.
Kendati sukses membawa pulang tiga angka krusial, sang pelatih kepala Luciano Spalletti sama sekali tidak menutup mata terhadap penurunan drastis performa anak asuhnya usai turun minum. Berbicara kepada media selepas pertandingan, mantan pelatih Timnas Italia itu mengungkapkan rasa puasnya pada paruh pertama laga, namun langsung melontarkan kritik tajam terkait cara timnya mengendurkan tekanan di babak kedua.
"Para pemain tampil sangat bagus dalam hal tempo dan keberanian bermain terbuka di babak pertama. Namun, kami sedikit kehilangan kendali penguasaan bola setelah jeda, dan segalanya menjadi jauh lebih sulit karena kami kehilangan keberanian. Seharusnya kami bisa mempertahankan cara bermain yang sama seperti paruh pertama," ujar sang allenatore menyoroti jalannya pertandingan yang dilansir dari Football Italia.
Perubahan taktik yang diterapkan dalam dua laga terakhir terbukti mampu mendatangkan kestabilan ekstra bagi lini tengah Si Nyonya Tua. Penggunaan formasi dengan tiga gelandang diandalkan demi mencari soliditas setelah sebelumnya sempat menuai evaluasi mendalam usai hasil buruk kontra Lazio. Meski demikian, penyesuaian taktis ini turut memaksa juru taktik berpengalaman tersebut harus meminggirkan beberapa pemain sayap yang sebenarnya sempat tampil apik di awal musim.
Di sisi lain, penampilan impresif gelandang asal Brasil, Douglas Luiz, mendapatkan apresiasi khusus dari sang pelatih berkat etos kerja tinggi di lapangan tengah. Gelandang tersebut dinilai tampil luar biasa dalam memenangkan perebutan bola, berduel secara fisik, serta membantu meredam berbagai situasi berbahaya yang dibangun oleh kubu tuan rumah. Tantangan terbesar Juventus kini adalah bagaimana menjaga konsistensi permainan selama 90 menit penuh tanpa harus kehilangan inisiatif menyerang di paruh kedua laga.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang