Paolo Maldini membuka tabir di balik upaya Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk merekrut Pep Guardiola sebagai pelatih tim nasional. Legenda AC Milan itu mengungkapkan bahwa Guardiola sangat dekat untuk menerima tawaran tersebut, bahkan sempat menuliskan susunan pemain di atas kertas saat negosiasi berlangsung.
Maldini sempat ditunjuk sebagai direktur teknis FIGC pada Juli lalu, namun ia mundur bersama penasihat Leonardo hanya setelah 16 hari karena kekacauan dalam pencarian pelatih anyar. Meski singkat, periode itu cukup untuk mengadakan pembicaraan serius dengan beberapa nama besar, termasuk Guardiola dan Carlo Ancelotti.
Dalam wawancara dengan Corriere Della Sella, Maldini menceritakan perjalanannya ke Barcelona untuk bertemu Guardiola. Mereka menghabiskan waktu sehari penuh untuk membahas visi Italia. "Dia adalah pelatih yang paling mewujudkan permainan teknis dan menyerang," ujar Maldini. "Dia sangat tergoda. Dia sangat dekat untuk menerima. Dia bahkan mulai menuliskan susunan pemain di atas kertas."
Maldini juga membantah laporan yang menyebut Guardiola meminta €20 juta (sekitar Rp340 miliar) untuk mengambil pekerjaan itu. "Tentu saja tidak. Uang tidak pernah menjadi masalah," tegasnya. "Pep berkata dengan jelas: 'Beri saya satu euro lebih sedikit dari gaji pelatih terakhir, saya tidak masalah.'"
Alasan utama Guardiola menolak, menurut Maldini, adalah kelelahan setelah menangani Manchester City selama satu dekade. "Karena kelelahan," kata Maldini. "Guardiola baru saja melewati 10 tahun yang melelahkan di Premier League. Dia menjalani operasi punggung. Dia ingin beristirahat. Tapi diskusinya sangat serius. Kami mempelajari skuat dari level U-17 ke atas."
Selain Guardiola, Maldini juga menghubungi Carlo Ancelotti secara pribadi. "Kami menelepon pelatih Italia terbaik sepanjang masa, teman dekat saya, Carlo Ancelotti," ungkapnya. "Dia menjawab bahwa Brasil telah menegaskan kepercayaan penuh padanya, dan dia pamit sambil mendoakan kami. Panggilan yang perlu."
Pada akhirnya, Roberto Mancini ditunjuk sebagai pelatih Italia untuk kedua kalinya, sementara Claudio Ranieri menggantikan Maldini sebagai direktur teknis. Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026, yang memicu pergantian pelatih dari Gennaro Gattuso.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang