Publik Estadio Metropolitano langsung bergemuruh ketika papan skor baru menunjukkan detik ke-53. Atlético Madrid langsung menghujam jantung pertahanan Manchester United lewat sambaran kilat Pablo Barrios, membenamkan asa tim tamu yang datang dengan ambisi mencari pelampiasan. Gol cepat tersebut lahir dari celah menganga di lini belakang Setan Merah, di mana umpan matang Álex Baena gagal diantisipasi dengan baik hingga bola bersarang usai mengenai Ayden Heaven. Situasi ini langsung menempatkan manajer Michael Carrick dalam tekanan besar di pinggir lapangan, melihat awal laga yang jauh dari kata, reaksi kebangkitan yang selama ini dijanjikan.

Tertinggal di awal laga membuat Setan Merah seperti kehilangan arah, membiarkan tuan rumah mendominasi jalannya babak pertama dengan penguasaan bola mencapai 66 persen. Meski sempat mencoba merespons lewat aksi individu Bryan Mbeumo dan peluang emas Bruno Fernandes yang masih melebar tipis, lini tengah United tampak keteteran menghadapi aliran bola cepat dari kubu asuhan Diego Simeone. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan tuan rumah, termasuk tendangan bebas Álex Grimaldo yang membentur mistar gawang serta gol Johnny Cardoso yang sempat dianulir VAR karena handball di proses build-up.

Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan tidak banyak berubah meski United sempat mencoba keluar dari tekanan lewat pergantian pemain yang memasukkan Mason Mount hingga Joshua Zirkzee. Peluang emas sempat didapatkan kapten tim Bruno Fernandes saat berhadapan satu lawan satu dengan Jan Oblak, namun eksekusinya masih belum akurat. Upaya anak asuh Carrick untuk mencari gol penyama sempat memperlihatkan secercah harapan di pertengahan babak kedua, ketika sepakan sudut pendek berujung pada peluang yang kembali membentur mistar gawang Oblak.

Namun, petaka sesungguhnya datang menjelang akhir pertandingan ketika Leny Yoro diganjar kartu merah langsung oleh wasit Glenn Nyberg usai tinjauan VAR dalam duel krusial kontra Jonathan David. Kehilangan satu pemain membuat pertahanan United semakin rapuh dan tak berdaya menahan gempuran akhir tuan rumah. Memanfaatkan bola muntah dari penyelamatan Senne Lammens, Ademola Lookman sukses mencetak gol kedua pada menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan meyakinkan 2-0 bagi Los Rojiblancos sekaligus memperpanjang rekor buruk Setan Merah musim ini.